Karimun (Jurnal) – Dinas Perdagangan Kabupaten Karimun mendatangi Kantor Lurah Baran Barat, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun karna mendapatkan laporan bahwa pegawai Kelurahan Baran Barat menemukan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan kondisi kotor dan berlumut, Kamis (15/2).
Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop UKM dan ESDM Karimun Muhammad Fadlah mengatakan bahwa pihaknya baru mendapatkan informasi dan langsung diinetruksikan untuk menindaklanjuti hal tersebut.
“Pihak kami baru mendapatkan informasi dan sesuai dengan arahan pimpinan, kami diminta untuk langsung menindaklanjuti hal ini, dan melakukan pengecekan ke lapangan,” ujarnya saat diwawancarai.
Fadlah menambahkan pada saat pertemuan yang dilakukan di ruang kerja Lurah Baran Barat pada Kamis (15/2) Pagi tadi, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Satgas Pangan Kabupaten Karimun dan Lembaga Konsumen Kabupaten Karimun, Badan POM Provinsi Kepri, dan Dinas Kesehatan.
“Sesuai dengan pertemuan kami tadi, nantinya kami akan berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait,” tambahnya lagi. Di hari yang sama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga ikut turun untuk mengecek hal tersebut, dan telah membawa sebanyak 2 sample AMDK merek Atarin untuk dilakukan uji laboratorium.
Fadlah menyebutkan pihaknya akan menunggu hasil laboratorium yang dilakukan oleh Badan POM Provinsi Kepri.
“Tadi juga dari Badan POM Kepri sudah datang, dan membawa sampel air Atarin itu, ya kita tinggal tunggu hasilnya saja,” kata tutupnya.





