Karimun (Jurnal) – Seorang wanita berinisial BT (46) warga Jl. Gang H.M Nawawie, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun ditemukan tewas tergantung di samping kediamannya pada hari Kamis (25/01) sekira pukul 15.14 WIB.
Kapolsek Kundur Kompol Wisnu Edhi Sadono, Jumat (26/1) menceritakan kronologis penemenuan mayat BT, yang pertama kali ditemukan oleh suaminya Po Jau (48) di kediamannya dengan menggunakan tali.
“Memang ada penemuan mayat seorang wanita berinisial BT dengan posisi tewas tergantung, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh suaminya sendiri di rumahnya, lalu suami korban langsung menghubungi kedua kerabat dekatnya bahwa istrinya tewas tergantung,” ujar Wisnu.
Setelah suami korban menghubungi dua kerabatnya tersebut, selang beberapa menit rekannya datang dan melihat mayat BT sudah diturunkan oleh suaminya sendiri.
Wisnu menambahkan, menurut keterangan dari warga sekitar bahwa korban sudah lama mengalami stres berat dan gangguan kejiwaan.
“Mungkin dugaan sementara ia gantung diri karena mengalami setres berat dan gangguan kejiwaan yanh sudah lama dialaminya,” tambahnya.
Setelah dilakukan visum oleh pihak medis, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan seperti kekerasan fisik dan sebagainya, hanya saja ada bekas tanda jeratan tali di leher korban.





