“Kami mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi adanya RSA ini, terlebih masyarakat terlihat sangat antusias sekali untuk mendapatkan pengobatan gratis ini,” kata Bupati Rafiq.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh dan siap bekerja sama selama beroperasinya RSA tersebut.

Seperti, kata dia, apabila pihak RSA Nusa Waluya 2 membutuhkan tenaga kesehatan tambahan baik dokter spesialis maupun perawatnya
“Kita siap bekerja sama dalam hal apapun demi kelancaran beroperasinya rumah sakit apung ini, dokter spesialis di Karimun juga akan kita minta membantu apabila memang pihak RSA Nusa Waluya 2 membutuhkan,” kata Bupati.
Diketahui, pengobatan gratis di RSA Nusa Waluya 2 berlangsung mulai 21 Juni sampai 28 Agustus 2021.
Syarat yang harus dipenuhi oleh pasien cukup mudah. Yaitu, hanya melampirkan fotokopi KTP dan BPJS serta menggunakan masker.
Sementara pelayanan yang ada di RSA Nusa Waluya 2 itu, diantaranya, Poli Umum, Poli Gigi, Poli Spesialis ( Bedah, Obgyn, Mata dan Interna).
Kemudian, layanan Rawat Inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Operasi Katarak Gratis dan Operasi Mayor dan Minor.
Untuk pelayanan Poli di rumah sakit apung ini, berlangsung mulai hari Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00 WIB sampai 14.00 WIB.
Informasi lebih lengkap pasien dapat menghubungi kontak resmi WhatsApp Rumah Sakit Apung Nusa Waluya 2 di nomor 0812-8968-6229. (yra)
Baca juga: RSA Nusa Waluya 2 Beri Pengobatan Gratis bagi Warga Karimun, Ini Syaratnya






