Kerupuk Produksi Karimun Tembus Pasar Singapura

Karimun, JurnalTerkini.id – Produk kerupuk lokal dari Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berhasil menembus pasar Singapura.

Hal itu, setelah sebanyak 1,8 ton produk olahan kerupuk ikan tenggiri oleh salah satu perusahaan di Moro. Yaitu, PT Pulau Mas Moro diekspor ke negara yang dikenal dengan julukan kota singa tersebut.

Bacaan Lainnya

Peluncuran ekspor perdana ini mendapat dorongan penuh oleh Bea Cukai sebagai upaya untuk mendukung sektor UMKM sejalan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kepala Kantor Bea Cukai Karimun Agung Marhaendra Putra mengatakan, bahwa memang akselerasi ekonomi saat ini memang sangat terpukul oleh dampak pandemi COVID-19.

“Dengan begitu, kita terus aktif dan berupaya untuk menggali potensi ekspor di wilayah Kabupaten Karimun dan memberikan fasilitas berupa kemudahan serta asistensi ekspor kepada UMKM yang memiliki potensi ekspor,” kata Agung, Senin (17/5).

Ia menjelaskan, bahwa nilai dari ekspor sebanyak 1,8 ton produk olahan kerupuk yang dilakukan oleh PT Pulau Mas Moro itu, mencapai Rp. 61.200.000.

Dengan begitu, Agung berharap, kegiatan ekspor ini dapat memacu gairah para pelaku UMKM sehingga dapat menghasilkan produk yang bisa menembus pasar nasional, bahkan pasar luar negeri.

“Semoga ke depan jumlah perusahaan UMKM yang dapat mengekspor hasil produksinya semakin meningkat sehingga produk dalam negeri dapat bersaing secara global serta memberi angin segar bagi industri UMKM, agar dapat eksis di tengah pandemi COVID-19,” jelas Agung. (yra)

Baca juga: Vaksinasi Massal, Bupati Karimun Minta Masyarakat Datang Secara Mandiri ke Puskesmas

Total Views: 153

Pos terkait