Aksi Heroik Seorang Ayah di Karimun, Terjun ke Laut Demi Selamatkan Keluarga dari Kebakaran

  • Whatsapp
Alfian nekad terjun ke laut demi selamatkan keluarga dari kebakaran di Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau Sabtu (6/3/2021) dinihari. (foto: yra)
Alfian nekad terjun ke laut demi selamatkan keluarga dari kebakaran di Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau Sabtu (6/3/2021) dinihari. (foto: yra)

Aksi heroik seorang ayah di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau berhasil menyelamatkan keluarganya dari amukan si jago merah.

Dia adalah Alfian (49) yang nekad terjun ke laut demi menyelamatkan sang istri dan anak perempuan semata wayangnya yang masih berusia 11 tahun.

Bacaan Lainnya

Aksi heroik itu bermula saat kebakaran hebat menghanguskan tujuh rumah pelantar di Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Sabtu (6/3/2021) dinihari.

Saat kejadian, Alfian bersama sang istri dan anaknya itu sedang tertidur pulas di dalam rumahnya.

Sementara, diluar rumah kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya yang bangunannya terbuat dari kayu.

Beruntung, Alfian terbangun setelah mendengar teriakan dari para tetangga yang meminta dirinya untuk segera menyelamatkan diri.

Dalam keadaan setengah sadar, pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini berusaha keras mencari jalan keluar untuk menyelamatkan keluarga kecilnya itu, di tengah kobaran api yang sudah melahap bagi depan rumah dan di sekitarnya.

Ayah satu anak ini tidak menyerah menghadapi situasi tersebut, ia akhirnya mendapatkan cara untuk menyelamatkan keluarganya dengan cara terjun ke laut.

Usaha untuk menyelematkan keluarganya itu tidaklah mudah, dirinya harus lebih dulu merobohkan dinding rumah yang sudah ditinggalinya selama 8 tahun itu.

Di tengah rasa khawatir melihat api yang terus membesar ditambah tanpa bantuan benda apapun karena sudah ludes terbakar.

Alfian langsung saja mendobrak dinding rumahnya itu berkali-kali menggunakan badannya yang selama ini menjadi tumpuan untuk menafkahi keluarga.

“Didepan sudah tidak bisa keluar karena api sudah dimana-mana, jadi saya memilih lewat belakang dengan dobrak dindingnya menggunakan badan hingga saya ikut terjatuh ke laut,” ucap Alfian di lokasi kebakaran.

Alfian kemudian langsung meminta sang istri dan anaknya itu untuk melakukan hal yang sama dengannya. Namun, sang istri ternyata sempat ketakutan untuk terjun ke laut.

Menyadari pelantar rumahnya begitu tinggi dan kedalaman laut yang dianggap membahayakan. Alfian kemudian menarik sebuah perahu untuk dijadikan pijakan agar keduanya dapat terjun dengan selamat.

“Begitu melihat ada perahu, langsung saya ambil agar istri dan anak saya bisa terjun dengan selamat,” katanya.

Pos terkait