Bupati Karimun Safari Ramadhan di Masjid Abdul Gani

Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq bersama rombongan melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Raja Abdul Gani, Kecamatan Buru pada Rabu (31/5) atau pada malam ke-6 Ramadhan 1438 Hijriyah.

Dalam Safari Ramadhan tersebut, Aunur Rafiq mengatakan, pentingnya menjaga tali silaturahim dan tolong-menolong tidak terkecuali selama bulan suci Ramadhan.

Dia mengajak jamaah masjid Raja Abdul Gani menjaga persatuan, kesatuan dan keharmonisan dan saling menghormati dan menjaga perdamaian.

“Bulan Ramadhan bulan penuh dengan keutamaan, mari kita jalin ukhuwah Islamiyah, saling menghormati satu sama lain,” katanya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menyampaikan sejumlah kegiatan pembangunan, antara lain adanya agenda Pansus Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Riau tentang kelistrikan.

Agenda pansus tersebut, terkait dengan upaya memperluas akses listrik di Kepri, mengingat masalah kelistrikan berada pada kewenangan provinsi.

Mulai 2017, kata dia, ada penambahan daya listrik sebesar 17 megawatt untuk Kabupten Karimun, dan saat ini daya listrik di Karimun surplus 6 megawatt.

Pada perencanaan 2018, lanjut dia, juga akan ada penambahan daya listrik 20 megawatt yang melibatkan pihak pihak swasta yaitu Karimun Power Plan (KPP) dan PT Soma Daya Utama.

“Komitmen Gubernur Nurdin Basirun, sampai 2019 semua listrik teraliri semuanya desa termasuk Desa Buru,” kata dia.

Bupati mengatakan, masalah listrik akan segera ditindaklanjuti secepat mungkin yang terdiri 60 pulau belum tersambung listrik dengan maksimal, terutama Desa Buru yang masih menyala 14 jam, mudahan terlaksana dengan baik.

Lebih lanjut Aunur Rafiq juga menjelaskan soal program ekonomi kerakyatan di bidang pertanian. Dia mengatakan telah menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk mengoptimalkan pemanfaatan mesin traktor bantuan Kementerian Pertanian.

Pengembagan sektor pertanian di Pulau Buru, khususnya tanaman hortikultura atau sayur-sayuran yang bernilai jual tinggi pasar internasional.

“Ke depan pada 2018, akan ada eksportir yang menampung sayur-sayuran dari Karimun untuk diekspor ke negara Singapura. Mereka sangat komitmen dan berharap pada tahun ini pengembangan sayur-sayuran terutama Pulau Buru sudah mulai dilakukan,” tuturnya.

Selajutnya Bupati karimun juga menyampaikan pembangunan infrastruktur akan tetap dilaksanakan diprioritaskan terutama jalan dan jembatan untuk Pulau Buru dan sekitarnya. (wan)

Total Views: 188

Pos terkait