Delapan Pulau untuk Investor Singapura

Karimun (Jurnal) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan delapan dari sembilan pulau untuk investor asal Singapura yang berminat untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut.

Sekretaris Daerah Karimun Muhammad Firmansyah dalam seminar promosi investasi di Hotel Pan Pacific, Singapura, Kamis menyebutkan, sembilan pulau tersebut yaitu Pulau Tambelas, Pulau Tulang, Pulau Parit, Pulau Mudu, Pulau Papan, Pulau Durian Kecil dan Selat Beliah Kundur Barat dan Pulau Asam.

Khusus Pulau Asam sudah ada tiga perusahaan yang akan membuka usahanya di pulau tersebut.

“Pulau-pulau itu berada di luar Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ). Namun disiapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus,” kata Sekda dalam forum yang dihadiri sekitar 75 perusahaan Singapura itu.

Sekda mengatakan, pulau-pulau tersebut sangat strategis untuk investasi berbagai bidang, terutama industri penunjang perminyakan seperti PT Oiltanking, sebuah perusahaan asal Hamburg Jerman yang beroperasi di Kelurahan Pasirpanjang, Meral Barat dan bergerak di bidang terminal penyimpanan bahan bakar minyak.

Selain itu, menurut dia, beberapa pulau itu juga potensial untuk investasi bidang pariwisata, pertanian, perdagangan dan jasa.

Dalam acara yang digagas Badan Pengusahaan FTZ Karimun itu, Firmansyah mengundang perusahaan asal Singapura untuk menanamkan modalnya di Karimun, dengan jaminan kemudahan perizinan dan kepastian status lahan.

Dia juga mengatakan, sebuah kota baru lengkap dengan feri internasional yang dibangun Panbil Group di Coastal Area Tanjung Balai Karimun, akan terintegrasi dengan pusat perdagangan dan pariwisata.

Kota baru tersebut, menurut dia, akan menunjang potensi dan peluang investasi di daerah setempat.

Mengenai perizinan, kata dia, Pemkab Karimun telah meraih sertifikat ISO 9001 pada 2008 dan dapat dijadikan pertimbangan bagi investor Singapura untuk berinvestasi di daerah yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia tersebut.

Seminar bertajuk “Forum Business and Investment Regency of Karimun” tersebut difasilitasi Kedutaan Besar Indonesia di Singapura.

Hadir dalam seminar tersebut Dubes Indonesia untuk Singapura H E Ngurah Swajaya, Ketua BP Karimun Cendra Nawazir, Kepala BKPM Perwakilan Singapura, Kadin Komite Singapura dan sejumlah pejabat Kemenlu, Kemdag dan pejabat Pemkab Karimun. (rus)

BP Karimun Promosi Investasi kepada 75 Perusahaan Singapura

Saudi Umumkan Investasi di Indonesia di tengah Kunjungan Raja

BKPM Sosialisasikan Kententuan Baru Pelaporan Investasi

HUT Karimun Diisi dengan Sejumlah MoU

Aquabis Bangun Karamba Berteknologi Tinggi

Total Views: 264

Pos terkait