Karimun (Jurnal) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan lima lokasi objek wisata untuk investor yang berminat berinvestasi di sektor pariwisata.
Bupati Karimun Aunur Rafiq di Tanjung Balai Karimun, Minggu menjelaskan, lima lokasi wisata tersebut antara lain, Pantai Pelawan di Kecamatan Meral Barat, Pantai Pongkar di Kecamatan Tebing, objek wisata air panas Tanjunghutan di Kecamatan Buru, dan objek wisata pantai di Kecamatan Moro dan Pulau Kundur.
“Itu destinasi wisata yang kita tawarkan dan sudah kita promosikan. Tergantung nanti, bagaimana minat mereka,” kata dia.
Aunur Rafiq menjelaskan, peluang investasi di bidang pariwisata telah dipromosikan dalam kegiatan forum diskusi dengan 75 perusahaan di Singapura yang difasilitasi KBRI Singapura pada dua pekan lalu.
Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan kepada 75 perusahaan tersebut, sebesar 80 persen berminat untuk menanamkan modal di bidang industri pariwisata, selebihnya bidang industri galangan kapal, pertanian dan industri penunjang perminyakan.
Untuk Pantai Pelawan dan Pantai Pongkar, merupakan objek wisata yang berada pada Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ).
Dua objek wisata pantai tersebut sudah cukup lama dikenal sebagai tempat berlibur, dan akan terus dikembangkan sehingga memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara.
Pantai Pelawan, pada tahun ini termasuk objek wisata yang akan dikembangkan dengan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kepri.
“Kita juga sedang mengembangkan dan meningkatkan sarana infrastruktur di lokasi wisata air panas Tanjunghutan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Kemudian, pembenahan wisata air terjun di Desa Pongkar,” katanya.
Sementara itu, potensi investasi pariwisata di Kecamatan Moro dan Pulau Kundur, menurut bupati, cukup banyak khususnya objek wisata pantai dan keindahan panorama lautnya, seperti di Pulau Sugie dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Di Kecamatan Moro, katanya, sudah sejak lama memiliki objek wisata dan resort Pantai Telunas di Pulau Telunas yang diminati wisatawan mancanegara, seperti dari Amerika Serikat.
“Di Pulau Kundur juga memiliki banyak pantai yang menarik, dan ke depan, Kundur juga kita bangun sebagai kawasan agrowisata,” ujar Aunur Rafiq.
Kabupaten Karimun yang terdiri atas 12 kecamatan dengan luas 7.894 kilometer per segi, merupakan daerah kepulauan dengan jumlah sekitar 249 pulau, baik pulau besar, kecil, berpenghuni maupun tidak, dan berbatasan dengan Singapura, Malaysia serta perairan Selat Malaka.
Dari pulau sebanyak itu, terdapat lima pulau utama yaitu Pulau Karimun Besar yang sebagian wilayahnya berstatus kawasan FTZ, Pulau Kundur, Pulau Moro, Pulau Durai, Pulau Buru dan Pulau Belat. (antarakepri.com)





