Wabup Karimun Tinjau Drainase Rawan Banjir di Permata Hijau

Karimun (Jurnal) – Wakil Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Hasyim meninjau drainase dan saluran air pada beberapa kawasan yang dilanda banjir akibat tingginya curah hujan pada Selasa (28/2) sore hingga Rabu (1/3) dinihari.

Anwar Hasyim meninjau drainase di kawasan perumahan Permata Hijau di Kapling Kecamatan Tebing, Gang Awang Noor Kelurahan Baran Kecamatan Meral, sekitar komplek perumahan bea cukai di Meral, serta beberapa kawasan rawan banjir lainnya.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Anwar Hasyim saat meninjau drainase tersebut pada Kamis (2/3) mengatakan, sebagian besar drainase pada kawasan langganan banjir tersebut sempit, tersumbat dan saluran pembuangan airnya tidak jelas.

Akibatnya, air meluap hingga menggenangi halaman dan perumahan penduduk di sekitarya, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi seperti yang terjadi pada Selasa (28/2).

“Kita akan data drainase mana yang harus digali dan diperlebar, terutama pada titik-titik banjir,” kata dia didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Muhammad Zulfan.

Pada kesempatan itu dia mengatakan akan menggalakkan gotong royong di tengah-tengah masyarakat untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran air pada drainase di lingkungannya, serta menggali drainase yang mampet atau tersumbat.

“Camat dan perangkat pemerintahan bersama masyarakat sudah mulai bergotong royong membersihkan drainase dari sampah,” kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Muhammad Zulfan mengatakan, revitalisasi drainase akan dimulai dengan menganggarkan dana pada APBD Perubahan 2017.

“Itu untuk anggaran yang relatif kecil, sedangkan untuk perbaikan drainase yang membutuhkan anggaran besar kita usulkan untuk dianggarkan pada 2018,” kata dia.

Perbaikan drainase dan saluran primer, menurut dia, membutuhkan perencanaan yang matang sehingga jalurnya benar-benar menuju laut, dan tidak mampet karena dataran tinggi.

“Kita tidak mau gegabah, tetapi harus seksama dalam melakukan revitalisasi dan perbaikan drainase,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Karimun Aunur Rafiq mencanangkan Gerakan Karimun Bebas Banjir pada 2018.

Upaya membebaskan Karimun dari banjir pada 2018, menurut dia, dilakukan dengan revitalisasi drainase dan saluran primer menuju laut.

Kemudian, menggiatkan gotong royong membersihkan lingkungan dan drainase di tengah-tengah masyarakat, terutama pada kawasan rawan banjir. (rdi)

Simak Jurnal Berita Karimun lainnya:

Pemkab Karimun Revitalisasi Drainase Cegah Banjir

Bupati Ajak Pelajar Kembangkan Biopori

Prioritaskan Pembangunan Jalan Belat 2014

Total Views: 336

Pos terkait