Karimun (Jurnal) – Usai upacara memperingati HUT Kabupaten Karimun ke 17 di Panggung Rakyat Putri Kemuning Kecamatan Karimun Provinsi Kepri, Bupati, wakil bupati beserta seluruh FKPD, SKPD, camat dan lurah/kades menghadiri acara syukuran HUT ke-17 Kabupaten Karimun di rumah dinas bupati yang dihadiri juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPan-RB) Asman Abnur dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Rabu (12/10/2016).
Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam laporannya menyampaikan capaian beberapa indikator makro dan pertumbuhan ekonomi sampai tahun 2015 yang tumbuh sebesar 6.63% lebih tinggi dari nasional sebesar 4.79% dan Provinsi Kepri sebesar 6.52%.
Demikian juga dengan besaran PDRB tahun 2015 mencapai 9.6 triliun, jauh meningkat dari tahun 2011. Untuk IPM juga mengalami perkembangan cukup baik. Jika tahun 2011 sebesar 66.82 di tahun 2015 mencapai 69.21. Begitu juga perkembangan investasi menunjukkan peningkatan, yang mana sampai tahun 2015 nilai investasi 23.3 triliun.
Disampaikan Rafiq lagi, di sektor ketenagakerjaan tahun 2015 tingkat pengangguran turun sebesar 5.69% dari 6.9% pada tahun 2011. Perkembangan angka kemiskinan di tahun 2015 menunjukkan perubahan cukup signifikan turun 6.6% dari 9.49%.
Di bidang infrastruktur, Pemkab Karimun terus melakukan upaya di segala bidang, yang mana telah terbangun jalan baik bertipe aspal, hotmik, lapen, semen maupun timbunan tanah sepanjang 451.99 km.
Rafiq katakan lagi, disektor perhubungan sampai saat ini telah dibangun sebanyak 97 unit pelabuhan/dermaga. Saat ini juga sedang diupayakan melakukan relokasi pelabuhan bongkar muat dari pelabuhan Taman Bunga ke Parit Rampak dan penyelesaian pembangunan pelabuhan Malarco.
“Untuk mendukung konektivitas telah diusulkan pembangunan roro mini rute Tanjung Balai-Pulau Parit ke Menhub. Selain itu, sarana pelabuhan udara juga terus dilakukan peningkatan. Saat ini Bandara Sei Bati sudah bisa didarati pesawat bertipe ATR-72,” ujar Rafiq.
Di kesempatan ini Rafiq juga menyebutkan, selama lima tahun kedepan berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan sesuai visi dan misi yang telah direncanakan, seperti pembangunan dan penyedian air bersih, membangun konektivitas antarpulau, pendayagunaan tenaga kerja lokal melalui peningkatan kapasitas dan skill, penataan kawasan wisata, penataan taman kota dan peningkatan infrastruktur serta kualitas layanan RSUD Karimun.
“Tahun 2024 Provinsi Kepri menjadi tuan rumah pelaksanaan PON. Diusulkan kepada Gubenur Kepri agar beberapa venue olahraga dapat dibangun di Karimun, seperti venue renang, dayung, karate dan sepeda,” pinta Rafiq.
Rafiq kembali melaporkan, di bidang reformasi birokrasi dan pendayagunaan aparatur telah melakukan penataan, diantaranya menyusun organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan ketentuan PP No 18 tahun 2016, melakukan asessmen dan seleksi terbuka bagi pejabat eselon II dan III serta akan melakukan open bidding atau seleksi terbuka jabatan Sekda Karimun.
“Kinerja pelayanan pemerintahan di Karimun kualitasnya juga semakin baik. Hal ini dapat dilihat dari perolehan WTP serta pelayanan perizinan terpadu yang sudah berstandar ISO 9001:2008,” ungkap Rafiq. (edy)





