Pengembangan Maritim Harus Tercermin dalam RPJMD

Karimun (Jurnal) – Anggota DPRD Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dari Partai Amanat Nasional, Anwar Abubakar mengemukakan, pengembangan ekonomi berbasis kemaritiman harus tercermin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq.

“Karena, sektor kemaritiman merupakan program prioritas yang disampaikan bupati dalam visi dan misinya saat berkampanye pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang lalu,” kata di Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk itu, kata dia, visi dan misi pembangunan Karimun yang dituangkan dalam RPJMD yang telah dipaparkan dalam rapat paripurna dan akan dibahas DPRD, harus memprioritaskan program bidang jasa kemaritiman selama lima tahun ke depan, atau periode 2016-2021.

Pengembangan sektor kemaritiman, papar anggota Komisi II DPRD Karimun itu, bisa dalam bentuk pengembangan jasa kepelabuhanan, investasi berbasis kelautan dan perikanan, industri galangan kapal atau shipyard. termasuk juga pengembangan pariwisata bahari.

“Aneh kalau dalam misi dan program porsi sektor kemaritiman hampir sama dengan sektor lainnya, misalnya sektor pertanian yang seharusnya hanya salah satu penopang dari program kerja secara keseluruhan,” kata dia yang juga Ketua DPD PAN Karimun.

Dia memaparkan, posisi Karimun yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, sangat potensial dijadikan pusat pengembangan kemaritiman, dengan membangun sarana infrastruktur pelabuhan pendukung program tol laut, dan memaksimalkan upaya untuk menggali pendapatan asli daerah dari sektor perikanan dan kelautan.

Hal yang sama juga disampaikan anggota DPRD Karimun Isnuriman yang menilai sektor kemaritiman masih belum tampak sebagai program prioritas dalam RPJMD yang telah disampaikan bupati.

“Kita merasa belum ada penekanan untuk sektor kemaritiman. Karena itu, kami dari PAN akan membahas RPJMD itu, menganalisa dan memberi masukan untuk dibahas di tingkat fraksi,” katanya.

PAN di DPRD Karimun memiliki dua anggota, Anwar Abubakar dan Isnuriman, keduanya bergabung dengan anggota dewan dari Partai Persatuan Pembangunan (PAN). (jurnal/rdi)

 

Total Views: 197

Pos terkait