Karimun (Jurnal) – Wakil Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Hasyim mengharapkan gerakan pramuka menjadi wadah untuk pembentukan karakter para pemuda daerah perbatasan.
“Karimun sebagai daerah perbatasan sangat rentan terhadap pengaruh asing. Karena itu, pramuka harus berperan untuk membentuk karakter pemuda, menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara sebagai benteng terhadap pengaruh asing itu,” kata dia dalam upacara HUT ke-65 Gerakan Pramuka di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Menurut Anwar Hasyim, pramuka memiliki juga memiliki cita-cita dan misi membangun karakter generasi harapan bangsa yang ditanamkan sejak dini sehingga menjadi modal dalam pembangunan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Organisasi kepramukaan, lanjut dia, juga harus mampu memadukan peranan anggotanya, baik anggota muda (siaga, penggalang dan penegak), anggota dewasa muda (pandega), dan anggota dewasa (pembina, pelatih, pembina profesional, pamong saka, instruktur saka, pimpinan saka, andalan dan anggota Mabi).
“Jika seluruh anggota pramuka sudah saling bersingergi, kami yakin akan melahirkan sebuah kekuatan yang luar biasa dalam mewujudkan cita-cita dan misi kepramukaan,” kata dia.
Dia mengemukakan, pramuka juga harus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengisi pembangunan, dan berfikir kreatif dan inovatif agar mampu bersaing dalam era globalisasi.
“Nilai-nilai yang ditanamkan dalam gerakan pramuka bisa menjadi modal bagi adek-adek anggota pramuka ketika terjun ke tengah-tengah masyarakat. Implementasikan nilai-nilai itu dalam kehidupan sehari-hari, dan ajak rekan-rekan pemuda untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif,” tuturnya.
Dalam upacara HUT ke-65 Pramuka tersebut, Anwar Hasyim juga menyerahkan lencana penghargaan kepada 30 anggota pramuka di setiap jenjaang, mulai dari kalangan pelajar, pembina ranting dan cabang.
Penghargaan kepada 30 anggota pramuka tersebut, diberikan oleh pengurus pramuka tingkat provinsi dan nasional karena dinilai telah berjasa dalam mengembangkan gerakan pramuka.
Salah seorang anggota pramuka yang menerima penghargaan, Yusriana Susanti mengatakan, gerakan pramuka merupakan gerakan yang mampu mengembangkan cakrawala berfikir dalam bingkai semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara.
“Pramuka tidak hanya menempa kita mampu berkomunikasi dengan alam, tetapi juga mengajar kita berfikir kreatif, inovatif dan menjadi contoh teladan di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Penghargaan yang diberikan, menurut dia, adalah sebuah motivasi agar seluruh anggota pramuka terus mengembangkan diri dan menjalankan misi dan cita-cita pramuka.
“Lencana penghargaan itu adalah simbol saja, yang terpenting makna dari penghargaan sebagai motivasi bagi anggota pramuka,” kata Yusriana Susanti. (jurnal/rdi)





