Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun Nurdin Basirun melantik 12 kepala sekolah baik tingkat SD, SMP di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Kamis (2/10).
Kepala Dinas Pendidikan MS. Sudarmadi mengatakan, pelantikan 12 kepala sekolah ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karimun nomor: 2 256/821: 9/BKD/IX/2014 tanggal 30 September 2014, dengan rincian untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) 9 orang dan SMP 3 orang.
Adapun Kepsek SD yang dilantik, adalah Kamirsah jabatan lama Kepsek SDN O20 Moro, jabatan baru Kepsek SDN O04 Moro. Nurlena jabatan lama Guru SDN 015 Moro, jabatan baru Kepsek SDN 015 Moro. Nulizarti jabatan lama Plt Kepsek SDN 001 Moro, jabatan baru Kepsek SDN 011 Moro. Iliyas jabatan lama Guru SDN 001 Kundur Barat, jabatan baru Kepsek SDN 004 Ungar. Adnan jabatan lama Kepsek SDN 006 Durai, jabatan baru Kepsek SDN 001 Durai. Widasari jabatan lama Kepsek SDN 011 Moro, jabatan baru Kepsek SDN O20 Moro. Rusli jabatan lama Kepsek SDN 015 Moro, jabatan baru Kepsek SDN 001 Moro. Mulyanto jabatan lama Guru SDN 002 Durai, jabatan baru Kepsek SDN 006 Durai. Dan yang terakhir, Kuryadi jabatan lama Plt Kepsek SDN 003 Moro, jabatan baru Kepsek SDN 003 Moro.
Untuk nama-nama Kepsek SMP, Rahayu Putriyanti jabatan lama Kepsek SMPN I Meral, jabatan baru Kepsek SMPN I Kundur. Hendri jabatan lama Kepsek SMPN I Kundur, jabatan baru Kepsek SMPN I Meral. Juprizal jabatan lama Guru SMPN II Tebing, jabatan baru Kepsek SMPNS Bina Bangsa Karimun, ujar Sudarmadi.
Bupati Karimun Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan, mutasi terhadap Kepsek ini sedikit berbeda dengan mutasi yang dilakukan terhadap pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Karimun waktu lalu, yang mana sewaktu mutasi terhadap pejabat eselon tersebut diberlakukan secara mendadak.
Sedangkan untuk pelantikan Kepsek yang sekarang dilaksanakan, sebelumnya sudah jauh hari diberi kabar. Mutasi yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) bukanlan sebagai hukuman, apalagi disebut malapetaka, akan tetapi, itulah bentuk sistem birokrasi pemerintahan dalam penyegaran untuk semua pegawai.
Nurdin katakan lagi, setiap pegawai di lingkup Pemda Karimun seakan-akan merasa ketakutan dan menganggap mutasi ini sebuah malapetaka dan pada keluar keringat dingin apabila mau dimutasikan. Jadi sengaja sebelumnya jauh-jauh hari diberi khabar, karena apabila mutasi diberitahu terlebih dahulu bermacam-macam hal didapat, seperti nantinya ada lobi-lobi, terus telepon sering berdering dan ada juga yang sampai menangis meminta tolong jangan dimutasi, ujar Nurdin.
Nurdin harapkan dan berpesan kepada Kepsek yang baru dilantik ini untuk selalu membangun komunikasi yang baik antara sesama guru pendidik bawahannya maupun sering-sering konsuktasi dengan Dinas Pendidikan serta jangan pernah merasa hebat karena menjadi seorang pemimpin di sekolahnya. (edy).





