Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Karimun, Jumat (9/8) menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Perubahan 2014 menembus angkar Rp1,1 triliun.
Nurdin dalam rapat paripurna tersebut mengatakan, APBD-P 2014 mengalami kenaikan Rp157,2 miliar atau 16,63 persen dari APBD Murni sebesar Rp945,9 miliar.
Dijelaskannya, pendapatan asli daerah (PAD) yang dituangkan dalam draft Perda APBD-P 2014, naik sebesar Rp65,1 miliar atau 31,76 persen dari yang ditargetkan dalam APBD murni.
Sedangkan Dana Perimbangan juga meningkat Rp60,4 miliar atau 9,77 persen. Kemudian, pendapatan lain yang sah juga naik Rp31,5 miliar atau sekitar 25,97 persen.
Nurdin memaparkan total belanja daerah pada APBD-P juga meningkat, yaitu dengan target Rp1,2 triliun, naik dibandingkan target APBD murni sebesar Rp1,07 triliun.
“Terjadi peningkatan sebesar Rp147,6 miliar atau sekitar 13,71 persen, yang selanjutnya dialokasikan untuk belanja tidak langsung dan langsung,” jelasnya.
Ia menuturkan berdasarkan perbandingan antara total pendapatan dengan belanja maka terjadi defisit sebesar Rp121,6 miliar.
“Defisit itu ditutupi dengan pembiayaan netto, bersumber dari pembiayaan penerimaan sebesar Rp133,2 miliar yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2013,” kata dia.
Kemudian, kata dia, pembiayaan pengeluaran pada APBD murni yang sebelumnya dianggarkan sebesar Rp2 miliar naik menjadi Rp2,2 miliar. Penambahan tersebut dialokasikan untuk pembayaran beberapa jenis kewajiban yang telah diakui sebagai hutang pada neraca keuangan tahun 2013. (rus)





