Kades Terpilih Segera Susun Renstra Pembangunan

Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq meminta para kepala desa yang terpilih dalam Pilkades serentak pada Mei lalu, segera menyiapkan Rencana Strategis (Renstra) pembangunan desa untuk periode lima tahun ke depan.

Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Kepulauan Riau, Aunur Rafiq meminta para kepala desa yang terpilih dalam Pilkades serentak pada Mei lalu, segera menyiapkan Rencana Strategis (Renstra) pembangunan desa untuk periode lima tahun ke depan.

“Renstra yang harus disusun sesuai dengan visi dan misi atau program yang dijanjikan kepada masyarakat saat berkampanye, dan harus diselaraskan pula dengan visi dan misi kabupaten,” kata dia usai melantik Kepala Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat di Kantor Kepala Desa Pangke, Selasa.

Menurut Aunur Rafiq, penyusunan renstra pembangunan lima tahun merupakan kerangka kerja dalam menggali potensi di desanya, sebagai implementasi dari otonomi desa yang diberi kewenangan mengelola keuangannya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Untuk itu, kepala desa yang dilantik harus mampu merangkul semua komponen masyarakat, dan menjadikan Badan Permusyaratan Desa (BPD) sebagai mitra dalam menyusun rencana pembangunan lima tahun.

“Tanpa kerja sama kepala desa dengan BPD dan seluruh perangkat di bawahnya, mustahil pembangunan yang dituangkan dalam renstra bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Setiap desa, kata dia lagi, mendapat kucuran dana yang harus mampu dikelola dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan, antara lain Alokasi Dana Desa (ADD) yang dikucurkan dari APBD kabupaten sekitar Rp336 juta per desa, dan Dana Desa dari APBN sekitar Rp600 juta per desa.

“Total dana yang akan dikelola setiap desa, sekitar Rp1 miliar. ADD digunakan untuk biaya aparatur pemerintahan desa, sedangkan Dana Desa untuk biaya pembangunan yang mengacu pada renstra yang disusun itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pangke Effendi, usai dilantik mengatakan, pihaknya segera merumuskan renstra pembangunan lima tahun bersama dengan BPD.

Effendi mengatakan, penyusunan renstra disesuaikan dengan program kerja dan visi misi yang disampaikannya saat berkampanye beberapa waktu lalu.

“Desa Pangke cukup potensi untuk investasi, apalagi daerah ini termasuk kawasan FTZ atau perdagangan bebas. Kami akan manfaatkan potensi ini untuk dituangkan dalam rencana pembangunan,” kata dia yang terpilih sebagai kepala desa untuk periode 2016-2022.

Bupati Aunur Rafiq, pada Selasa, melantik tiga kepala desa, yaitu Kepala Desa Selat Mendaun dan Kepala Desa Tulang Kecamatan Karimun di Gedung Nasional. Kemudian dilanjutkan dengan melantik Kepala Desa Pangke Kecamatan Meral di Kantor Desa Pangke.

Tiga kepala desa tersebut termasuk dari 29 kepala desa yang akan dilantik Bupati Aunur Rafiq hingga akhir Juli 2016.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setkab Karimun Dwiyandri Kurniawan mengatakan, 26 kepala desa yang terpilih dalam Pilkades serentak akan dilantik secara bertahap di kecamatan masing-masing.

“Awalnya mereka dilantik serentak di ibukota kabupaten. Namun bupati meminta agar mereka dilantik di kecamatan masing-masing. Makanya, kita sudah menyiapkan jadwal pelantikannya yang kita rencanakan sudah terlaksana bulan ini,” kata Dwiyandri. (rdi)

Total Views: 236

Pos terkait