Pamekasan, Jurnal Terkini – Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-496 Kabupaten Pamekasan tahun 2026 diwarnai kabar baik bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali mengaktifkan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas sebagai bentuk komitmen memperluas akses pelayanan kesehatan.
Kebijakan yang diumumkan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto tersebut mendapat respons positif dari Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur.
Menurut Ali Masykur, kembalinya program UHC Prioritas merupakan langkah yang patut diapresiasi. Sebab, jaminan pelayanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah.
Ia menilai, program tersebut memiliki manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetapi terkendala kemampuan ekonomi.
[Draf pernyataan untuk dikonfirmasi kepada Ketua DPRD sebelum diterbitkan:]
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kembali berlakunya UHC Prioritas di Kabupaten Pamekasan. Ini merupakan kabar menggembirakan bagi masyarakat. Harapannya, seluruh warga bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan dengan lebih mudah tanpa harus terbebani persoalan biaya,” demikian draf pernyataan Ali Masykur.
Politisi PPP tersebut juga berharap program UHC tidak hanya menjadi kebijakan yang hadir pada momentum perayaan hari jadi, tetapi dapat dipertahankan secara berkelanjutan melalui perencanaan anggaran yang matang.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat diperlukan untuk memastikan program pelayanan dasar, khususnya kesehatan, tetap berjalan dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan bahwa kembalinya UHC Prioritas menjadi kado istimewa bagi masyarakat pada momentum Harjad ke-496. Ia juga mengapresiasi dukungan BPJS Kesehatan dalam pelaksanaan program tersebut.
Bupati mengakui, mengaktifkan kembali program UHC bukan perkara mudah. Pemerintah daerah harus menghadapi tantangan keterbatasan fiskal, pengurangan dana transfer pusat, serta beban anggaran lainnya.
Meski demikian, Pemkab Pamekasan tetap berupaya mengembalikan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat melalui UHC Prioritas.
Kembalinya program tersebut diharapkan menjadi salah satu wujud pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan legislatif dan eksekutif, pelayanan kesehatan di Pamekasan diharapkan semakin mudah dijangkau, merata, dan berkelanjutan.





