Lapas Kelas III Suliki Gelar Apel Ikrar Bersih dari HP Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Sosilialisasi Bahaya Narkotika, Razia Gabungan dan Test Urine

Penyuluhan bahaya Narkoba di Lapas Suliki. (Foto Dion/Jurnaltekrini).
Penyuluhan bahaya Narkoba di Lapas Suliki. (Foto Dion/Jurnaltekrini).

SULIKI, Jurnaltekrini.id — Lapas Kelas III Suliki melaksanakan Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan pada Jumat (08/05/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Suliki, Waskito Budi Darmo, dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, petugas, serta peserta magang. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan pemasyarakatan.

Apel tersebut juga dihadiri oleh Aparat Penegak Hukum, yakni perwakilan dari Polsek Suliki, BNNK Payakumbuh, serta Camat Suliki. Sinergi lintas instansi ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pemberantasan peredaran handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan membutuhkan kerja sama yang solid antara pemasyarakatan, kepolisian, BNN, dan pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Kepala Lapas menegaskan pentingnya komitmen seluruh jajaran untuk menjaga citra positif pemasyarakatan. Beliau menekankan bahwa ikrar ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari tekad bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan bebas dari praktik yang merusak tatanan hukum.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahaya narkotika serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Penyuluhan ini ditujukan kepada seluruh warga binaan, dengan harapan mereka semakin memahami dampak buruk narkoba dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif.

Sebagai tindak lanjut, dilakukan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum di kamar dan blok hunian warga binaan. Razia ini mencakup penggeledahan badan dan pemeriksaan area hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar di dalam Lapas. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen nyata dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan tertib.

Selain itu, kegiatan juga mencakup tes urine bagi petugas dan warga binaan. Hasil tes menunjukkan tidak ada indikasi penggunaan narkotika, yang sekaligus memperkuat komitmen Lapas Suliki dalam menjaga integritas dan kesehatan seluruh jajaran serta warga binaan.

Kehadiran aparat penegak hukum dalam kegiatan ini memberikan dukungan moral sekaligus pengawasan yang lebih kuat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan rangkaian kegiatan yang komprehensif, mulai dari apel ikrar, sosialisasi, razia, hingga tes urine, Lapas Kelas III Suliki menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi yang bersih, berintegritas, dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang bebas dari narkoba, handphone ilegal, dan penipuan. (Anggun).

Total Views: 64

Pos terkait