KOMISI VI DPR RI, Selasa melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau untuk melihat perkembangan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ).
Rombongan Komisi VI terdiri dari empat anggota Komisi, yaitu Nyat Kadir, Abdul Wachid, Sartono dan Eriko. Mereka disambut Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq didampingi anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Wakil Ketua Badan Pengusahaan FTZ Karimun Muhammad Ikbal dan sejumlah pimpinan SKPD.
Sebelum meninjau perusahaan di FTZ, rombongan dijamu makan siang di rumah dinas Bupati Karimun. Rombongan mengunjungi PT Saipem Indonesia Karimun Branch yang tengah memperingati Hari Keselamatan Kerja Sedunia.
Nyat Kadir, legislator Partai NasDem dari Dapil Kepri mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk menampung aspirasi, masukan dan saran terkait pengembangan FTZ.
Ia mengatakan, Komisi VI akan membahas masukan yang diterima dan selanjutnya dipertimbangkan untuk pembuatan sebuah kebijakan.
“Kami ingin FTZ Karimun berkembang pesat seperti Batam. Tentunya harus didukung penganggaran dan sarana infrastruktur pendukung,” ucapnya kepada Jurnal Terkini.
Ia juga mengatakan, FTZ Karimun merupakan sangat strategis karena bisa menangkap peluang investasi mengingat Karimun berbatasan dengan Singapura dan Malaysia.
“Kami juga akan mengkaji kemungkinan perluasan FTZ Karimun,” kata dia.
Wakil Bupati Aunur Rafiq mengapresiasi kunjungan Komisi VI. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk menggesa pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan dan bandara.
“FTZ Karimun sudah cukup berkembang, kami berharap pemerintah terus mendukung pengembangannya,” kata dia. (rdi)





