Salantas Polres Demak dalam jum’at berkah bagikan nasi kotak serta sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di titik keramaian, Jumat, (6/2/26)./Dok.Foto.M_E.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id — Satuan Lalu Lintas Polres Demak menggelar kegiatan Jumat Berkah yang dirangkaikan dengan sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026, Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.
Operasi Keselamatan Candi 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Demak, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum mudik Lebaran.
Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, mengatakan operasi tersebut berfokus pada peningkatan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan berlalu lintas.
“Fokus penindakan dan edukasi meliputi pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan,” kata Djoko.
Sosialisasi dilakukan di sejumlah titik yang dinilai memiliki mobilitas tinggi, di antaranya Kompleks Perumahan Wiku II Demak, pangkalan becak Terminal Demak, pangkalan ojek daring, serta pangkalan andong wisata di kawasan taman parkir Jogoloyo. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sebagai langkah menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan.
Menurut Djoko, kegiatan Jumat Berkah yang dipadukan dengan sosialisasi di lapangan bertujuan memastikan masyarakat memiliki pemahaman yang sama mengenai esensi Operasi Keselamatan Candi 2026.
“Kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan sangat menentukan keberhasilan upaya menekan angka kecelakaan. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga ketertiban di sekitar jalan raya, terutama pada jam-jam padat aktivitas. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan ini diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Demak.(Munthohar_Ershi./PH)






