Kelanjutan pembangunan pelabuhan Malarko di Pelambung, Desa Pongkar juga menjadi topik yang diangkat dalam pertemuan dengan para pendukungnya di Desa Pongkar.
Menurut Isdianto, pelabuhan Malarko sudah diimpikan sejak lama, dan sekarang sudah menjadi programnya pemerintah pusat.
“Malarko ini programnya sudah sejak dulu, dan skrng sudah di pusat, dan ini bagaimana akan kita goyang sehingga cepat selesai,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, beberapa warga juga mengeluhkan soal sertifikasi keahlian yang belum banyak dimiliki tenaga kerja di Karimun, sehingga tidak memiliki peluang untuk bekerja di perusahaan semisal PT Saipem Karimun Yard.
Dan ada juga pekerja yang sudah memiliki sertifikasi dari PT Saipem, tapi juga tidak mendapatkan kesempatan untuk bekerja kembali di perusahaan offshore dan fabrikasi anjungan minyak lepas pantai asal Italia itu.






