PANGKALPINANG, JurnalTerkini.id – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Menyadari hal tersebut, PT Timah Tbk secara konsisten memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian pelaku usaha lokal melalui ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi.
Sejak 2000 hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 10.265 pelaku UMKM telah merasakan manfaat dari Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) PT Timah Tbk.
Jangkauan program ini melintasi batas wilayah operasional, mulai dari Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Jawa Barat, Banten, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Departemen Komunikasi Korporat PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menjelaskan bahwa dukungan perusahaan diberikan secara menyeluruh.
Bukan hanya akses pembiayaan, tetapi juga pelatihan peningkatan kapasitas, bantuan peralatan produksi, hingga fasilitasi pemasaran produk.
“Kami berharap program PUMK ini menciptakan dampak ekonomi nyata serta melahirkan wirausahawan lokal yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Anggi. (*/rdi)
Baca juga: Investasi SDM, PT Timah Perkuat Kapasitas Mahasiswa Lewat Program Duta Kampus Institut Pahlawan 12






