Sementara itu, bupati Karimun Ing Iskandarsyah mengungkapkan apresiasi terhadap DPRD Kabupaten Karimun yang telah bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam menyepakati APBD tahun 2026.
“Tentunya tidak lain atas dukungan dari banggar dan pimpinan, sesuai dengan harapan mudah-mudahan kami berdua mampu menjalankan tugas terutama terkait dengan belanja kemudian pendapatan asli daerah dimana kita harus bekerja keras karena ada kenaikan yang cukup signifikan,” lanjut Iskandar didampingi wakil bupati Karimun Rocky Marciano Bawole.
Adapun disebutkan Iskandar yakni prioritas pada tahun 2026 mendayang adalah pendidikan, kesehatan, penguatan BUD, infrastruktur dan kepelabuhanan. Termasuk rumah sakit khususnya rumah sakit di Tanjung Batu, penguatan BUD, sektor infrastruktur, dan kepelabuhanan dan kami juga memposting terkait dengan pelayanan agama.
“Untuk uang pinjaman sebesar Rp135 milyar adalah bank yang pembayarannya lebih lunak dan tidak mahal-mahal, harapannya sekitar 6-7 persen. Hal ini sudah ditugaskan kepada wakil bupati Karimun salah satunya mempercepat dengan target di bulan Januari sudah mendapatkan pinjaman,” tuturnya.
Ia juga melanjutkan akan mengusahakan TPP tepat waktu karena mempengaruhi perputaran ekonomi di Karimun.
“TPP sudah ada, kita sama-sama punya komitmen membantu. P3K itu bertambah, pegawai kita hampir 8.000 orang. Makanya kita nanti akan ada pertambahan baru, pembayaran TPP akan kami usahakan lancar tiap waktu,” akhiri Iskandar.
Disamping itu, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole mengatakan adapun infrastruktur yang akan difokuskan yakni jalan Coastal Area dan infrastruktur yang tertunda.
“Yang pasti jalan di Coastal Area yang harus kita selesaikan sampai ke laut, artinya ada beberapa kegiatan yang memang di prioritaskan adalah infrastruktur yang tertunda salah satunya adalah Mall Pelayanan Publik walaupun sulit akhirnya selesai,” tutup Rocky.(edy)






