APBD Karimun 2015 Rp1,265 Triliun

Karimun (Jurnal) – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau 2015 sebesar Rp1,265  triliun, meningkat 17,43 persen dibandingkan APBD murni 2014 sebesar Rp1,077 triliun.

Rancangan APBD 2015 tersebut dipaparkan Bupati Karimun Nurdin Basirun dalam rapat paripurna di Gedung DPRD dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karimun 2015.

Nurdin menjelaskan, pendapatan daerah pada 2015 ditargetkan Rp1,083 triliun, naik 14,54 persen dibandingkan target pendapatan pada 2014 sebesar Rp945 miliar

“Pada APBD Murni 2014, target PAD Karimun Rp261 Miliar dan target dana perimbangan 2014 sebesar Rp618 Miliar, sementara target pendapatan lain-lain yang syah sebesar Rp121 Miliar,” kata dia.

Sedangkan target belanja pada 2015, menurut Bupati sebesar Rp568 miliar.  “Target belanja sebesar itu termasuk untuk belanja publik, jadi tidak semata untuk belanja pegawai,” ucapnya.

Dijelaskannya, penganggarannya juga harus disesuai dengan pos belanja tidak langsung, seperti untuk program pengentasan kemiskinan, bantuan pertanian, peternakan, perikanan serta kegiatan sosial keagamaan.

Ia menambahkan, berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Karimun, maka pada 2015 mendatang tema pembangunan
Karimun adalah memperkuat stabilitas pembangunan ekonomi dan daya dukung infrastruktur konektivitas, bagi peningkatan dan perluasan kesejahteraan masyarakat.

Ada beberapa proritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2015 mendatang, kata Nurdin diantaranya percepatan peningkatan pelayanan infrastruktur daerah, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, percepatan pengentasan kemiskinan dalam rangka mendukung pencapaian MDG’s.

Selain itu, peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, peningkatan aksebilitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan kebersihan dan pengelolaan kelestarian lingkungan serta percepatan pembangunan kawasan perbatasan. (rdi/haluankepri.com)

Total Views: 202

Pos terkait