Pekanbaru,JurnalTerkini.id – Panitia pelaksana Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswil LUB) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau, Dedi Putra, menegaskan bahwa penerbitan Surat Tugas oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP bukan terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil dari dinamika yang berkembang di internal partai serta respons konkret terhadap aspirasi yang disampaikan oleh kader dan struktur organisasi dari tingkat bawah. Selasa (24/6/2025).
“Sesungguhnya terbitnya Surat Tugas DPP PPP tersebut sebagai respon terhadap aspirasi dari arus bawah dan merupakan kebutuhan organisasi agar dapat menyelesaikan masalah secara komprehensif,” ujar Dedi Putra dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Dedi, Muswil LUB ini adalah kelanjutan dari serangkaian aksi, tuntutan, serta penyampaian aspirasi dari berbagai elemen di tubuh DPW PPP Riau, termasuk dari Pengurus Harian DPW, Majelis-Majelis, hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Riau. Aspirasi ini, kata Dedi, telah disampaikan secara resmi dan langsung kepada DPP PPP melalui berbagai saluran, termasuk melalui perwakilan seperti Agus Salim.

“Dokumen-dokumen tuntutan itu ada dan lengkap. Setidaknya, sudah dua kali secara resmi disampaikan kepada DPP, baik melalui surat maupun pertemuan langsung, sebagai respons atas dinamika yang berkembang di tubuh PPP Riau selama ini,” tambah Dedi.
Dedi menekankan bahwa Muswil LUB bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum tertinggi di tingkat wilayah untuk mengambil keputusan strategis, terutama dalam menyikapi situasi yang tidak kondusif bagi soliditas dan konsolidasi organisasi di daerah.
“Ini bukan inisiatif sekelompok orang. Ini adalah suara kolektif yang disuarakan secara konstitusional, melalui jalur struktural dan sesuai AD/ART partai. DPP pun tidak gegabah, mereka telah melakukan verifikasi dan mempertimbangkan situasi di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi berharap pelaksanaan Muswil LUB dapat menjadi momentum konsolidasi serta rekonsiliasi untuk memperkuat kembali PPP di Riau menjelang agenda-agenda politik ke depan.
“Kami ingin PPP di Riau kembali solid, kuat, dan mampu menjawab harapan umat. Muswil LUB ini bukan akhir, tapi awal dari pembenahan yang menyeluruh demi kemajuan partai,” tutupnya.




