Dukung Kemajuan, Pemkab Natuna Komitmen Mendorong Desa menjadi Desa Mandiri

Laporan status kemajuan desa Kabupaten Natuna. (foto : dok pribadi)

Natuna, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Natuna, Suhardi mengatakan, pihaknya berkomitmen dalam mendorong pembinaan desa untuk mencapai status desa maju dan mandiri.

‘Kami terus mendorong agar desa di daerah kita ini menjadi desa mandiri,” katanya, Selasa 4 Februari 2025.

Ia menjelaskan, pihaknya kini gencar turun langsung ke desa untuk menertibkan administrasi sesuai aturan terbaru.

“Secara aktif kami melakukan pendampingan administrasi bagi desa-desa agar lebih tertib dalam pelaporan dan tata kelola keuangan,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan, dilakukan pembinaan secara daring melalui Zoom untuk menjangkau desa-desa yang jauh, terutama dalam hal pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Natuna, Suhardi. (foto : dok pribadi)

Menurutnya, keberadaan Bumdes sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. Oleh karena itu, pihaknya mendorong kepengurusan Bumdes agar lebih aktif dan proaktif dalam mengelola dana serta menjalankan berbagai kegiatan yang mendukung kemandirian pangan desa.

“Saat ini kami terus turun ke desa untuk memastikan Bumdes berjalan efektif, terutama dalam mengelola ketahanan pangan dan berbagai kegiatan produktif lainnya,” tambahnya.

Dalam menentukan status desa, laporan administrasi bukan satu-satunya indikator. Suhardi menegaskan bahwa laporan harus diverifikasi dengan kondisi nyata di lapangan.

“Kami tidak bisa hanya mengandalkan laporan di atas kertas, ada indikator yang harus dicek langsung. Kementerian memiliki parameter tertentu, tetapi kami juga turun langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya,” tegasnya.

Salah satu kendala utama dalam administrasi desa adalah keterlambatan pelaporan akibat jaringan internet yang kurang memadai. Beberapa desa mengalami kendala “blank spot” yang menghambat komunikasi dan proses pelaporan tepat waktu.

“Solusi yang kami dorong adalah agar masing-masing desa mengalokasikan dana untuk memperkuat jaringan internet. Ini penting karena sistem administrasi dan keuangan kini sudah berbasis non-tunai dan memerlukan akses internet yang stabil,” jelas Suhardi.

Salah satu desa yang dilakukan pembinaan untuk mencapai status desa maju dan mandiri. (foto : dok pribadi)

Suhardi menargetkan agar desa-desa yang masih berkembang dapat naik ke status desa maju dan pada akhirnya menjadi desa mandiri. Proses ini tentu tidak instan dan membutuhkan kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Pelan-pelan, kita ingin desa yang berkembang bisa naik status menjadi desa maju, lalu menuju desa mandiri. Kita tidak ingin terlambat dalam proses ini,” ujar Suhardi optimis.

Melalui berbagai upaya pembinaan, monitoring, serta solusi terhadap kendala infrastruktur, Dinas PMD Natuna berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan desa.

Dengan sistem tata kelola yang lebih baik dan pemanfaatan teknologi secara optimal, diharapkan desa-desa di Natuna dapat semakin berkembang dan mandiri di masa mendatang.

Berdasarkan data tahun 2024, Natuna sudah mempunyai 5 desa mandiri, 42 desa maju, dan 23 desa berkembang dengan jumlah desa sebanyak 70 desa. (Ron**)

Total Views: 212

Pos terkait