Long Aca mengatakan, dalam sepekan terakhir, pihaknya banyak ditemui tokoh masyarakat dari desa dan pulau-pulau di Kabupaten Karimun.
Sebagian dari mereka menanyakan kemana arah dan dukungan yang akan diberikan dalam Pilkada serentak 2020. Sebagian lainnya secara spontan menyatakan dukungannya untuk pasangan Sinergi, Soerya Respationo dan Iman Sutiawan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.
“Dukungan yang terus mengalir kita sambut baik, tapi saye tetap mengingatkan kembali apa tujuan dukungan tersebut. Kite ini masyarakat biase, bukan nak jadi pegawai bukan pula pejabat. Jadi harus jelas apa tujuannya,” kata dia.
Menurut Long, untuk membangun Karimun perlu sinergi dan terarah sehingga proyek-proyek pembangunan yang telah digagas almarhum Gubernur Muhammad Sani dan Nurdin Basirun dapat dilanjutkan.
Pembangunan yang tertunda itu, kata dia, seperti proyek pelabuhan kontainer Malarko, Bandara Raja Haji Abdullah, pembangunan jembatan antarpulau dan jalan serta jembatan kuning Coastal Area, Tanjung Balai Karimun.
“Jadi untuk memberikan dukungan, kita harus samakan visi dan persepsi, yakni membangun Karimun, tidak cukup mengandalkan APBD kabupaten, tetapi juga APBD provinsi maupun APBN. Dan sosok yang layak dan teruji untuk melanjutkan pembangunan Karimun adalah Soerya Respationo,” ujarnya.
Sementara itu, koordinator Relawan Sinergi Sei Lakam, Ramlan mengatakan, 300 warga Paya Manggis yang memberikan dukungan siap untuk menjadi relawan pasangan Sinergi.
“Dukungan terus mengalir, ini menunjukan bahwa Karimun menginginkan pemimpin yang siap melanjutkan pembangunan di Bumi Berazam,” ujar Ramlan. (rd)






