Perumda Tirta Mulia Karimun Perlu Rp50 Miliar untuk Peremajaan Pipa Utama

Teknisi Perumda Tirta Mulia Karimun menggali lubang di bahu jalan di Ranggam, Kecamatan Tebing untuk memperbaiki pipa utama yang bocor beberapa hari lalu. (foto: Perumda Tirta Karimun)
Teknisi Perumda Tirta Mulia Karimun menggali lubang di bahu jalan di Ranggam, Kecamatan Tebing untuk memperbaiki pipa utama yang bocor beberapa hari lalu. (foto: Perumda Tirta Karimun)

Karimun, JurnalTerkini.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mulia Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) membutuhkan dana mencapai Rp50 miliar untuk peremajaan pipa utama yang sudah tua.

“Pipa utama itu merupakan pipa yang dipasang pada 1996-1997, sejak pertama kali kita melayani air bersih. Waktu itu masih cabang dari PDAM Tirta Kepri,” kata Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun Herry Budhiarto di kantornya, Rabu (24/7/2024).

Bacaan Lainnya

Herry menjelaskan pipa utama berukuran 8 inci tersebut membentang sepanjang sekitar 10 kilometer dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Bati Kecamatan Tebing ke Tanjung Balai Karimun, yakni ke reservoir di Bukit Tiung.

“Pipa inilah yang sering bocor. Setiap seminggu ada saja yang bocor sehingga sering mengganggu pelayanan. Peremajaan pipa utama membutuhkan biaya sekitar Rp24 miliar,” katanya.

Kemudian ada pula pipa 12, 10 dan 8 inci dari hulu ke hilir yang mengalirkan air dari bahu jalan dari Sei Bati ke reservoir Bukit Tiung dan by pass ke Teluk Air untuk membantu tekanan air sehingga bisa mengalir ke pelanggan. Untuk peremajaan pipa ini membutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar.

“Totalnya anggarannya sekitar Rp40 miliar hingga Rp50 miliar. Ini sudah kita sampaikan kepada pemegang saham dalam hal ini Pemkab Karimun,” katanya.

Peremajaan pipa-pipa tua yang terpasang sangat dalam di bawah bahu jalan ini, Herry mengatakan bahwa pihaknya sudah memiliki Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar untuk pengajuan anggaran peremajaan ke pusat.

“Kalau hanya mengandalkan anggaran daerah tentu tidak mungkin. Karena itu kita berharap ada bantuan dari pemerintah terkait peremajaan pipa-pipa tua ini,” kata Herry Budhiarto. (yra)

Total Views: 400

Pos terkait