Polisi Tetapkan Tersangka Baru Terkait Kasus Kematian Wartawan di Kabanjahe

FIlE- Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat memberikan keterangan pers soal kematian wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Polres Tanah Karo, Senin 8 Juli 2024. (Courtesy: Humas Polda Sumut)
FIlE- Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat memberikan keterangan pers soal kematian wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Polres Tanah Karo, Senin 8 Juli 2024. (Courtesy: Humas Polda Sumut)

KKJ: Polisi Harus Ungkap Motif Tersangka dan Aktor Intelektual

Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ), Erick Tanjung, mengatakan polisi harus mengungkap motif ketiga tersangka termasuk aktor intelektual dalam kasus pembakaran rumah Sempurna.

Bacaan Lainnya

“Kami melihat proses penyelidikannya belum menyeluruh, artinya ini baru aktor lapangan yang diusut. Ini belum tuntas, jadi kami meminta kepolisian untuk mengungkap motif dari kasus pembakaran ini. Apa yang melatarbelakangi sampai mereka melakukan pembakaran terhadap Sempurna. Otak pelaku juga harus diungkap dan diadili sampai pengadilan. Siapa pun itu otak pelakunya harus diungkap,” katanya kepada VOA, Kamis (11/7/2024).

Erick menilai kepolisian belum memeriksa terkait aktivitas Sempurna sebelum meninggal dunia misalnya soal pemberitaan yang ditulis korban tentang perjudian.

“Kepolisian belum memeriksa terkait kejadian-kejadian sebelum korban meninggal dunia karena kebakaran itu. Semua saksi yang kami minta keterangannya itu semuanya mengarah ke arah kerja-kerja korban sebelum kejadian yaitu menulis berita tentang perjudian yang melibatkan anggota TNI,” ujarnya.

Panglima Bantah Keterlibatan Prajurit TNI dalam Kematian Sempurna

Sempurna bersama tiga anggota keluarganya yakni istrinya Efprida Br Ginting (48), anaknya SP (12), dan cucunya LS (3) tewas saat rumahnya ludes dibakar oleh para tersangka.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membantah adanya keterlibatan prajurit TNI dalam kasus kematian Sempurna. Sebelum tewas Sempurna diketahui sempat membuat pemberitaan tentang perjudian di wilayahnya. Dalam berita yang ditulisnya, Sempurna menyatakan usaha judi itu milik oknum anggota TNI.

“Enggak ada,” kata Agus di Gedung DPR RI, Rabu (10/7/2024).

Menurut Panglima TNI kasus tersebut telah ditangani oleh kepolisian. Apalagi polisi telah menetapkan tersangka dalam kematian Sempurna dan tiga anggota keluarganya.

“Saya rasa dari Polri sudah mengatasi ya yang rumah wartawan dibakar ini. Sudah diatasi sama Polri,” ujarnya. [voa]

Jaringan: VOA

Pos terkait