Komisi C Sidak Proyek KECC

Karimun (Jurnal) – Komisi C DPRD Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menginspeksi mendadak (sidak) pengerjaan proyek gedung pamera dan pertemuan atau Karimun Exhibition and Convention Center (KECC) di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Senin.

Sidak tersebut dipimpin Ketua Komisi C Rocky Marciano Bawole didampingi sejumlah anggota komisi. Dalam sidak tersebut, Komisi C yang membidangi pembangunan dan lingkungan hidup meminta penjelasan kepada pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan pelaksana proyek.

Rocky Marciano Bawole mengatakan, sidak tersebut dilakukan terkait dengan belum tuntasnya pengerjaan proyek yang anggarannya dialokasikan dalam APBD 2013 senilai Rp15,6 miliar.

“Kami ingin melihat progres proyek sekaligus mempertanyakan adanya perubahan kontrak atau CCO (contract change order). CCO itu kami nilai tidak prosedural atau tidak sesuai dengan peraturan,” katanya.

Ia mengatakan CCO sebesar 26 persen untuk proyek tersebut tidak sesuai ketentuan. “Kami juga kecewa dengan kinerja Dinas PU. Soalnya kami meminta agar proyek itu tidak dilanjutkan karena pemindahan lokasi proyek dari sisi darat ke sisi laut Coastal Area juga tanpa persetujuan dewan,” katanya.

”Kita sudah sarankan agar dibatalkan, supaya cari lokasi lain di darat. Ini akan merugikan rakyat di kemudian hari,” jelasnya.
Sementara anggota Komisi C DPRD Karimun Bakti Lubis menambahkan, Fraksi Hanura segera menyurati Bupati dan Kajari untuk mengevaluasi kegiatan ini.

Sebab, pengerjaan KECC tidak prosedural. Di mana, sudah dilakukan pembebasan dan penimbunan lahan di darat pada tahun 2012 lalu.

“Kami mempertanyakan, kapan selesai pengerjaan tersebut. Dan ini juga banyak yang dihilangkan,” cetusnya.

Sedangkan, Office Engineer PT Nindya Karya (Persero) Said membenarkan telah terjadi perpindahan volume pengerjaan arsitektur lantai satu dan dua KECC tersebut. Artinya, untuk keramik lantai dua dan plafon dipindahkan ke struktur bawah atau pemancangan.

Selain itu mekanikal maupun elektrikalnya juga ditiadakan. ”CCO tidak merubah bentuk bangunan. Hanya saja arsitekturnya yang dikurangi, dan dipindahkan untuk struktur bawah. Proyek KECC sekarang sudah mencapai 95,6 persen dan di rencanakan pada awal Juni nanti sudah selesai,” ujarnya. (rdi)

Total Views: 258

Pos terkait