Karimun, JurnalTerkini.id – Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sei Sebatak Unit 1 kembali mengalami kerusakan. Hal ini menyebabkan terjadinya defisit daya listrik di wilayah Karimun sebesar 1,7 Mega Watt (MW).
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun, Marwan Sholeh di Tanjung Balai Karimun, Sabtu (25/5/2024) mengatakan, bahwa kerusakan mesin tersebut terjadi sejak Jumat kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.
“Auxiliary generatornya rusak. PLTU Unit 1 keluar dari sistem kelistrikan,” ujar Budimansyah, seperti dilansir dari [URL yang tidak valid dihapus] Rabu (29/5/2024).
Dia menjelaskan bahwa untuk memperbaiki kerusakan tersebut, diperlukan waktu sekitar satu minggu.
Akibat dari kerusakan mesin PLTU Unit 1 ini, PLN Karimun kekuranan daya sebesar 1,7 MW dari total beban puncak sebesar 33,5 MW.
“Total daya mampu saat ini 31,8 MW sedangkan beban puncak tertinggi semalam 33,5 MW, terjadi defisit 1,7 MW,” jelas Marwan.
Ia mengatakan akan mempersiapkan jadwal pemadaman jika total daya yang dihasilkan mesin-mesin pembangkit yang ada, tidak mencukupi kebutuhan saat beban puncak.
“Kita berdoa cuaca tidak panas dan bersahabat yang memungkinkan tidak adanya pemadaman bergilir,” ucap Marwan Sholeh. (jms)




