FBI Peringatkan Potensi “Serangan Terkoordinasi” di AS

Direktur FBI Christopher Wray bersaksi di depan dewan pengawas Komite Yudisial Senat dalam dengar pendapat di Capitol Hill di Washington, 5 Desember 2023. (Foto: AP)
Direktur FBI Christopher Wray bersaksi di depan dewan pengawas Komite Yudisial Senat dalam dengar pendapat di Capitol Hill di Washington, 5 Desember 2023. (Foto: AP)

Beberapa pejabat militer dan intelijen AS mengatakan meskipun ISIS berambisi untuk melakukan serangan, tidak ada indikasi bahwa ISIS atau afiliasi globalnya memiliki kemampuan untuk menjangkau AS.

Berbicara dalam sebuah podcast di “In The Room,” Direktur Pusat Kontra-Terorisme Nasional, Christine Abizaid mengatakan kelompok teror ISIS “berjuang dengan berbagai cara untuk meningkatkan kemampuan utama yang relevan bagi Amerika.” Ia berbicara bersama pakar terorisme lainnya, Peter Bergen.

Bacaan Lainnya

Peringatan lainnya dipusatkan pada ancaman terhadap target-target AS di luar AS.

Dalam sebuah dengar pendapat di Kongres pada Maret lalu, komandan pasukan AS di Timur Tengah dan Asia Selatan, Jenderal Michael “Erik” Kurilla memperingatkan bahwa “ISIS-Khorasan memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyerang kepentingan AS dan Barat di luar negeri hanya dalam waktu enam bulan, dan dengan sedikit atau tanpa peringatan.”

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mendesak warga untuk waspada. Menanggapi pertanyaan VOA tentang ancaman ISIS di berbagai negara, juru bicara DHS pada hari Rabu (10/4) mengatakan “Amerika terus berada dalam lingkungan di mana terjadi peningkatan ancaman.”

Ia menambahkan, “DHS terus bekerja sama dengan mitra-mitra kami untuk mengevaluasi lingkungan ancaman, memberikan informasi terbaru kepada publik Amerika, dan melindungi tanah air kita. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan kepada penegak hukum setempat.” [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 508

Pos terkait