Ia mencontohkan seperti porter, sopir taksi, ojek yang mengalami peningkatan penghasilan sejak rombongan para kafilah tiap kabupaten dan kota, tamu undangan dan wisatawan yang tiba di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.
“Dari sisi pelabuhan saja, pendapatan para porter mengalami peningkatan karena banyaknya mulai dari rombongan para kafilah, tamu undangan sampai wisatawan yang sengaja datang ingin menyaksikan STQH Kepri ini membutuhkkan jasa angkutan barang. Begitu juga sopir taksi dan ojek,” terang Bupati.
Kemudian, Bupati menyampaikan bahwa dampak positif lainnya dari pelaksanaan STQH ke-X juga dirasakan oleh pelaku usaha perhotelan.
“Pihak perhotelan menyampaikan okupansi mereka mengalami peningkatan, banyak hotel yang kamarnya sudah penuh bahkan sudah dibooking sebelum pelaksanaan STQH,” katanya.
Terakhir, Bupati menyampaikan dampak positif lainnya juga dirasakan oleh pelaku UMKM yang berjualan saat acara pembukaan STQH Provinsi Kepulauan Riau di Coastal Area Karimun
“Bisa kita lihat banyak pelaku UMKM yang berjualan disekitar lokasi acara pembukaan, ribuan masyarakat yang hadir tentunya memberikan dampak positif bagi mereka. Penjualan mereka laris bahkan dua kali lipat dari biasanya,” ujar Bupati.






