Karimun, JurnalTerkini.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun Kepulauan Riau Eko Purwandoko mengatakan, akhir Maret 2023, seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) menggelar rapat pleno untuk menetapkan jumlah pemilih hasil coklit yang dilakukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih atau Pantarlih.
“PPS menggelar rapat pleno pada 30 Maret ini. Rapat pleno ini untuk menetapkan jumlah pemilih hasil pencocokan dan penelitian (coklit) oleh pantarlih,” kata Eko Purwandoko usai sosialisasi PKPU No 6 tahun 2023 di Hotel Sri Tanjung Gelam, Tanjung Balai Karimun pekan ini.
Eko belum dapat menyebutkan jumlah pemilih berdasarkan coklit yang dilakukan pantarlih, sebab data hasil coklit itu baru akan disampaikan dalam rapat pleno di tingkat PPS di masing-masing kelurahan dan desa.
Namun demikian, kata Eko, data pemilih yang diplenokan PPS menjadi cikal bakal Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2024.
“Meski pantarlih sudah menyelesaikan tugasnya, bagi pemilih yang belum didatangi dan dicoklit pantarlih agar segera melapor ke PPS setempat,” kata dia.
Eko mengimbau warga untuk proaktif jika belum tercatat sebagai pemilih Pemilu Serentak 2024.
Berdasarkan DP4 dari Kementerian Dalam Negeri, jumlah pemilih di Karimun tercatat sebanyak 191.377 jiwa.
Jumlah pemilih tersebut dicoklit oleh pantarlih untuk memastikan tidak ada pemilih yang tercatat lebih dari satu kali atau pemilih yang sudah pindah atau meninggal dunia.
Pantarlih juga datang ke rumah-rumah untuk memastikan tidak ada warga yang memenuhi syarat namun tidak tercatat sebagai pemilih. (rdi)
Editor: Putri Permata Sari






