Kabupaten Karimun sudah membentuk tim pengelolaan kebersihan yang melibat seluruh SKPD dan pihak swasta.
Karimun (Jurnal) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyusun langkah-langkah untuk meraih Adipura, sebuah penghargaan kota terbersih bergengsi di Indonesia.
Persiapan untuk meraih Adipura itu dibahas dalam rapat kebersihan lingkungan di ruang rapat Cempaka Putih Setdakab Karimun, Jumat (11/10).
Rapat dipimpin Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dan dihadiri perwakilan dari Kementerian lingkungan hidup (LH) wilayah Sumatera, Provinsi Riau, M. Ilham Malik. M.Si, serta SKPD dan Camat se-Kabupaten Karimun.
Rafiq mengatakan, Kabupaten Karimun sudah membentuk tim pengelolaan kebersihan yang melibat seluruh SKPD dan pihak swasta.
“Sudah kita ketahui masing-masing Kecamatan dan berbagai pihak lainnya di daerah ini sering melaksanakan kegiatan bersih-bersih. Jadi, rapat persiapan meraih Adipura perlu dilakukan sebagai bentuk koreksi dimana kelemahan dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Rafiq.
Pada kesempatan ini ia menyebutkan, pengelolaan kebersihan belum dapat dilakukan secara maksimal. Hal itu disebabkan ada beberapa kendala, jadi harap dimaklumi bersama. Akan tetapi menggalakkan kebersihan,” katanya.
Lebih jauh dikatakannya, Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Kepri yakni, Tanjungpinang, Batam dan Bintan dalam pengelolaan kebersihan sangat baik untuk tingkat se Provinsi Kepri. Melihat hal demekian, Kabupaten Karimun mengapa tidak bisa mencotoh beberapa daerah tersebut demi meraihya penghargaan Adipura,” tegasnya.
“Menciptakan kebersihan lingkungan bisa dikatakan sangat sulit. Namun, jika semua pihak mau bahu membahu dan bekerja sama yang baik, kebersihan di lingkungan Kabupaten Karimun dapat tercipta,” tutur Rafiq.
Sementar itu perwakilan dari Kementerian LH wilayah Sumatera, M. Ilham Malik. M.Si menyampaikan, masih banyak Provinsi dan Kabupaten/Kota se Indonesia yang belum meraih Adipura mungkin dikarenakan geografisnya.
“Dalam meraih Adipura tidak cukup hanya peran dari badan kebersihan dan pertamanan (BKP) atau lingkungan hiudp (LH) saja, akan tetapi perlunya keterlibatan semua pihak hingga ke tingkat rukun tetangga (RT),” kata Ilham.
Menurut Ilham, untuk menciptakan lingkungan daerah yang bersih selain kerja sama yang keras dari berbagai pihak dan tingginya kesadaran masyarakat, juga harus didukung dua hal, yaitu pengelolaan managemen dan pengolahannya,” paparnya mengakhiri.
Pada pelaksanaan rapat persiapan Adipura ini juga dilaksanakan penyerahan bantuan bibit tanaman sebanyak 3.000 dan 30 tong sampah dari perwakilan dari Kementerian LH wilayah Sumatera, M. Ilham Malik kepada beberapa sekolah tingkat SMP di Karimun.
Kemudian juga dilakukan penyerahan cinderamata dari Plh Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq kepada perwakilan dari Kementerian LH wilayah Sumatera, M. Ilham Malik. (edy)





