Sedikitnya 22.000 Orang Meninggal
Hingga hari Jumat (10/2) jumlah korban meninggal akibat gempa bumi di Turki dan Suriah diperkirakan mencapai sedikitnya 22.000 orang. Lebih dari 70.000 lainnya luka-luka dan dirawat di berbagai rumah sakit serta tenda darurat.
Tim SAR dari berbagai belahan dunia bekerjasama dengan pihak berwenang setempat berkejaran dengan waktu dan udara yang sangat dingin untuk menemukan dan mengevakuasi mereka yang masih terjebak di antara puing-puing reruntuhan bangunan. Harapan untuk menemukan warga dalam kondisi hidup di hari Jumat mulai menipis, meskipun tim SAR bekerja tanpa kenal lelah dan waktu. Sesekali mereka berteriak, meminta agar upaya evakuasi dihentikan atau dilakukan dalam diam sehingga dapat mendengar suara lemah mereka-mereka yang terjebak puing-puing bangunan.
Di beberapa sudut jalan tampak deretan kantong mayat yang belum dapat diidentifikasi. Sementara warga yang selamat, berdesakan di berbagai tenda darurat dan berlari ke arah truk bantuan yang datang untuk mendapatkan makanan dan air minum. Pemerintah Turki dan kelompok-kelompok bantuan telah mendistribusikan jutaan makanan hangat, tenda dan selimut. Tetapi tim bantuan kemanusiaan belum dapat menjangkau bagian selatan Turki dan utara Suriah yang masih dilanda perang saudara dan kondisinya diperkirakan jauh lebih buruk. [voa]
Sumber: VOA Indonesia






