Ia mengatakan, dengan beroperasinya SPBE itu di Karimun, akan mempermudah pendistribusian gas di Karimun. Dimana, saat ini untuk pengisian tabung gas elpiji, Kabupaten Karimun masih menumpang di Pertamina Tanjung Uban.
“Kenapa pasokan sering terlambat, penyebabnya itu salah satunya, karena kita masih mengambil di Pertamina Tanjung Uban untuk memenuhi pasokan. Seperti terjadi beberapa hari ini, pasokan alami keterlambatan, sehingga masyarakat mulai mengeluh, katanya kosong,” kata Basori.
Terkait kapasitas penampungan SPBG itu, Basori hanya menyampaikan bahwa, kapasitasnya dapat memenuhi kebutuhan gas elpiji di Karimun.
“Saya lupa berapa kapasitasnya, tetapi bisa memenuhi kebutuhan disini,” ujarnya. (Tri)






