Karimun, JurnalTerkini.id – Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengungkapkan bahwa hunian hotel dan wisma di Tanjung Balai Karimun mulai menggeliat, dan berharap makin meningkat selama liburan Natal dan Tahun Baru 2023.
“Hunian hotel dan wisma mulai menggeliat sejak pelayaran internasional, khususnya ke Malaysia dan Singapura kembali dibuka. Kami tidak hafal angkanya, tapi yang jelas sudah banyak tamu yang menginap,” kata Ketua PHRI Karimun Awan di Tanjung Balai Karimun belum lama ini.
Awan berharap tingkat okupansi hotel di Karimun makin naik jelang libur Natal dan Tahun Baru 2023. Hal ini, menurut dia, tentunya memberikan dampak pagi pengusaha hotel dan restoran yang merugi selama ditutupnya akses pelayaran internasional akibat pandemi COVID-19.
“Selama pandemi, hotel benar-benar sepi tamu. Kalau pun ada tamu lokal, angkanya sangat kecil, banyak hotel dan wisma berhenti beroperasi,” ucapnya.
Biasanya, kata dia, menjelang akhir pekan tamu-tamu dari Singapura dan Malaysia banyak yang menginap, dan ini mulai terlihat dalam beberapa bulan ini sejak kapal-kapal feri tujuan Singapura dan Malaysia kembali beroperasi.
Sewaktu perayaan HUT Kabupaten Karimun pada Oktober yang lalu, menurut Awan tidak memberikan dampak signifikan bagi tingkat hunian hotel dan wisma, walaupun pemerintah daerah sempat menggelar beberapa even pariwisata.






