Galang dana dengan kotak hingga lelang amal

Karimun (Jurnal) – Demi rasa cinta dan kepedulian masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri terhadap saudara yang ditimpa bencana alam di Lombok, Nusa Tenggara barat, tim peduli penggalangan untuk bencana Lombok yang diketuai Abu Samah menjalankan kotak sumbangan ke perempatan lampu merah, ke toko-toko dan ke perusahaan-perusahaan yang ada di Karimun.

Syarjan Rusli sebagai Wakil Ketua Panitia Penanggulangan Bencana Lombok menyampaikan kata sambutan dari ketua yang berhalangan hadir mengatakan, penggalangan dana untuk bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat sudah dimulai sejak 18 Agustus sampai 15 September yang ditutup dengan acara malam amal di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (15/9/2018) malam.

“Panitia bekerja sama dengan relawan Srikandi Pemuda Pancasila, GM FKPPI, Patron, FKPPI, pramuka, mahasiswa, PMI, pelajar dan masyarakat yang ikut mengumpulkan dan mencari dana di lapangan” ungkap Syarjan.

Disampaikan Syarjan yang juga Ketua PKSB Kabupaten Karimun, untuk barang-barang yang didapat dari sumbangan masyarakat seperti pakaian dan makanan, akan dijadikan uang dengan cara dilelang pada malam amal.

“Dana bantuan yang didapat dari masyarakat, pengusaha, pemerintah dan instansi berjumlah Rp301.074.119, dan berupa pakaian dan makanan kami menerima 20 karung dan makanan kering sebanyak 16 potong, semua ini akan dijadikan uang,” kata Syarjan yang pensiunan polisi di Polres Karimun.

Sementara, Bupati Karimun H. Aunur Rafiq dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, Ormas, OKP, paguyuban, perusahaan dan masyarakat yang berpartisipasi meluangkan waktu untuk menggalang dana untuk saudara di Lombok, NTB yang ditimpa musibah.

Disampaikan Rafiq, penggalangan dana seperti ini bukan untuk pertama kali, tetapi sudah sering dilaksanakan seperti waktu gempa di Aceh dan tempat-tempat lainnya.

“Bantuan yang diberikan ini bentuk rasa cinta dan kepedulian yang tinggi masyarakat Kabupaten Karimun terhadap saudara kita yang ditimpa bencana di Lombok. Penyerahan bantuan secara teknis akan dilakukan dinas sosial, bantuan ini sudah dapat dikirimkan melalui rekening bank dengan cara ditransfer,” ujar orang nomor satu di Bumi Berazam ini.

“Untuk penambahan sumbangan yang sudah terkumpul sebesar Rp301.074.119, maka malam penutupan ini diisi dengan lelang barang berbentuk gelang, kalung dan cincin yang semuanya dihiasi dengan mutiara air tawar yang didatangkan dari Lombok, dengan rincian harga jualnya sudah tertera dan ditentukan dari kota asalnya” ungkap Bupati karimun.

Total dana yang terhimpun, termasuk dari hasil lelang perhiasan mutiara, sebesar Rp330 juta. (edy)

Total Views: 168

Pos terkait