Kanwil BC Kepri mendukung rencana bisnis Pertamina untuk memanfaatkan berbagai fasilitas kepabeanan yang ada untuk tujuan bersama, yaitu memanfaatkan kekuatan dan keunggulan yang dimiliki Indonesia, khususnya Kepri sebagai negara maritim dan kepulauan. Hal tersebut sangat diperlukan sebagai langkah untuk memperkuat daya saing ekonomi Indonesia, serta percepatan pemulihan ekonomi nasional disaat pandemi Covid–19 saat ini.
Capaian Penerimaan
Sementara, hingga Juli 2021, capaian penerimaan Kanwil BC Kepri telah menembus Rp248 miliar, mencapai 149 persen dari target semester I 2021, yang ditetapkan sebesar Rp166 miliar. Selain itu, capaian tersebut sudah mencapai 83,6 persen dari target tahunan senilai Rp296 miliar.
Selain tugas pengumpul penerimaan negara, BC Kepri juga menjalankan peran sebagai trade facilitator dan industrial assistance. Langkah nyata BC Kepri dalam menjalankan dua tugas terakhir tersebut adalah dengan mendukung IKM untuk dapat melakukan ekspor.
Selain melakukan pelatihan dan pendampingan dalam rangka ekspor, BC Kepri juga telah berhasil mengantar IKM melakukan ekspor, seperti yang dilakukan IKM di Pulau Moro.
Seiring dengan itu, BC Kepri selalu siap menerima apabila ada IKM yang memerlukan asistensi terkait proses ekspor.
Tentunya posisi geografis Kepri yang strategis, dapat menjadi keunggulan apabila dimanfaatkan secara maksimal. Dengan keunggulan tersebut, diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi Kepri pada masa-masa yang akan datang. Kedekatan dengan negara tetangga harus dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan perekonomian. (rls)
Baca juga: BC Kepri Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Happy Five asal Malaysia Senilai Rp17 Miliar






