Bupati menjelaskan, bahwa tren kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun sedang mengalami peningkatan.
Bahkan, kata Bupati, tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani sudah mencapai sebesar 64 persen.
“Artinya, kita harus waspada karena apabila kasus positif Covid-19 terus meningkat. Maka, pasien dengan gejala berpotensi tidak terlayani dengan baik dan optimal,” jelas Bupati.
Terakhir, orang nomor satu di Karimun ini menyampaikan bahwa, kunci utama menghadapi kondisi tersebut adalah masyarakat harus terus disiplin atau patuh terhadap protokol kesehatan khususnya Gerakan 5 M.
Gerakan 5 M tersebut diantaranya selalu menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan, menjaga jarak dan membatasi mobilitas dan interaksi.
Selain itu, juga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi agar imunitas tubuh meningkat ditengah pandemi Covid-19.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh masyarakat dalam penanganan Covid-19, semoga segala upaya kita dapat membuat kasus Covid-19 di Karimun terus mengalami penurunan dan tidak kembali terjadi peningkatan seperti sebelum-sebelumnya,” ucap Bupati Rafiq
“Dan tak lupa, mari selalu mendoakan para tenaga kesehatan di Karimun agar selalu diberi kesehatan dan dalam lindungan Allah SWT,” tambahnya. (yra)
Baca juga: 9 Jam Pencarian, Remaja yang Tenggelam di Karimun Ditemukan Meninggal Dunia





