Karimun, JurnalTerkini.id – Kelangkaan tabung oksigen yang terjadi di DKI Jakarta menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat.
Sejumlah daerah saat ini mulai mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi kelangkaan tersebut.
Kelangkaan tabung oksigen itu sendiri, dipicu oleh melonjak tajamnya kasus positif Covid-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir.
Kondisi tersebut menyebabkan tingginya kebutuhan tabung oksigen karena banyaknya masyarakat yang menjalani perawatan atau tingginya tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) di rumah sakit.
Kelangkaan yang terjadi itu, bahkan menyebabkan harga tabung oksigen di sejumlah tempat di Jakarta mengalami kenaikan yang signifikan.
Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menjadi salah satu daerah yang mengantisipasi kelangkaan tabung oksigen.
Hanya saja, untuk kondisi saat ini. Bupati Karimun, Aunur Rafiq meminta masyarakat untuk tidak terlalu khawatir mengenai hal tersebut.
“Masyarakat jangan khawatir karena alhamdulillah ketersediaan tabung oksigen di rumah sakit kita masih tergolong aman,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Selasa (6/7/2021).
Bupati Rafiq menjelaskan, masih tergolong amannya tabung oksigen di Karimun itu, lantaran tingkat BOR di rumah sakit yang tidak terlalu tinggi.
Secara persentase, kata bupati, tingkat BOR di rumah sakit penanganan Covid-19 di Karimun saat ini sebesar 38 persen.
“BOR di rumah sakit untuk penanganan Covid-19 kita, dari 107 tempat tidur yang terpakai itu sekarang hanya 36. Artinya, secara persentase, sekitar 38 persen dari jumlah yang tersedia itu masih di bawah pusat, jadi ketersediaan tabung oksigen kita masih aman,” jelas Bupati Rafiq. (yra)




