Puluhan TNI-Polri di Karimun diduga keracunan massal

Karimun (Jurnal) – Puluhan warga Karimun diduga mengalami keracunan massal yang sebagian masih dirawat di rumah sakit hingga Selasa (30/1) dinihari, penyebabnya diduga usai menyantap nasi kotak yang disediakan pada acara puncak Latihan Raksa Yudha 17-A Pasmar 2 Jakarta tahun 2018 di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Minggu (28/1).

Menurut pantauan di lapangan, keracunan massal tersebut dialami oleh puluhan peserta kirab yaitu personel TNI-Polri, ibu-ibu Persit, penari sanggar, pemain marching band serta masyarakat sipil biasa yang ikut menyantap nasi kotak tersebut.

Salah seorang perawat Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Kabupaten Karimun mengatakan, sejak pagi ada sekitar 20 orang pasien yang datang mengeluh mengalami mencret dan muntah-muntah disertai pusing yang diduga keracunan.

“Memang sejak tadi pagi ada sekitar 20 orang pasien dari personel TNI mengeluh keracunan terus berdatangan kemari,” ucap salah seorang petugas medis di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT).

Tidak hanya di RSBT saja, akan tetapi ada beberapa orang lainnya juga turut dirujuk menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani untuk mendapatkan penanganan medis karena mengalami gejala yang sama.

Sudah terdapat puluhan jiwa yang saat ini telah dirawat di dua rumah sakit tersebut, dan diantaranya hanya melakukan rawat jalan biasa karena kondisi fisik mereka masih terbilang kuat.

Menurut informasi yang diterima ada beberapa orang yang sebelum dilakukan rawat inap hanya melakukan pengobatan biasa di rumah sakit, akan tetapi beberapa jam kemudian harus dibawa lagi untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini belum didapatkan keterangan resmi dari pihak medis maupun dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun terkait dugaan keracunan massal tersebut.

Total Views: 232

Pos terkait