Karimun (Jurnal) – Pemerintah Kabupaten, Kepulauan Riau segera menerapkan aplikasi e-Planning dan e-Budgeting untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi di dunia pemerintahan.
Sebelumnya, beberapa instansi di lingkungan Pemkab Karimun juga telah melaunching sebuah aplikasi e-Goverment.
“Saya memberikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah melaunching aplikasi e-Goverment untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang ingin mendapatkan pelayanan,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Aunur Rafiq terima kasih kepada OPD yang telah memberlakukan sistem tersebut, karena hal itu suatu terobosan yang memang harus dilakukan oleh para OPD.
Rafiq berharap agar seluruh OPD Kabupaten Karimun segera membuat aplikasi tersebut agar dapat mempermudah masyarakay untuk mendapatkan informasi, terkhusus kepada para OPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Oleh karena itu keseluruhannya sistem elektronik dalam pelayanan pemerintahan harus segera dilakukan pada seluruh OPD yang ada, yang terkhusus kepada OPD yang, Ujarnya lagi.
Rafiq juga menjelaskan bahwa beberapa lalu pihaknya telah membicarakan tentang aplikasi e-Planning dan e-Budgeting dimana setiap ada acara kegiatan akan dipantau langsung karena telah terintegrasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kita sudah membicarakan kepada seluruh OPD terkait aplikasi e-Planning dan e-Budgeting dimana akan terintegrasi dengan KPK. Jadi dalam setiap perencanaan ini semuanya akan terlihat, kemudian dalam menyusun sebuah harga kegiatan terformulasi, dan tidak bisa lagi harga itu sembarangan,karena sudah ada harga satuan tetap disetiap masing-masing kegiatan,” jelasnya.
Hal ini bertujuan untuk memantau anggaran belanja daerah yang digunakan untuk setiap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, agar tidak terjadi lagi penyalahgunaan yang dilakukan unsur FKPD Kabupaten Karimun, sehingga dapat menimbulkan kerugian negara.
Rafiq juga menambahkan pada 2018 aplikasi e-Planning dan e-Budgeting berharap sudah mulai bisa untuk diterapkan.
Jurnalis: Sari





