BP Karimun Promosi Investasi kepada 75 Perusahaan Singapura

Karimun (Jurnal) – Badan Pengusahaan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menggelar seminar dengan tema “Forum Business and Investment Regency of Karimun” di Hotel Pan Pacific, Singapura pada Kamis, (27/4), sebagai sarana promosi investasi.

“Acara ini diikuti sekitar 75 perusahaan di Singapura. Kita ini ibarat jualan dengan harapan ada perusahaan yang tertarik dan menanamkan modalnya di Karimun,” kata Kepala BP Karimun Cendra Nawazir kepada jurnal yang turut meliput kegiatan tersebut.

Cendra mengatakan, seminar tersebut merupakan lanjutan dari seminar beberapa waktu lalu, namun kali ini tidak diikuti oleh Batam dan Bintan, tetapi lebih difokuskan untuk mempromosikan potensi investasi di Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) Karimun, maupun kawasan lain yang akan dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Sudah empat lima kali kami mengadakan promosi seperti ini, dan baru dua perusahaan yang menanamkan modal di Karimun. Kita berharap dalam kegiatan ini, ada perusahaan yang ikut berinvestasi,” kata dia.

Forum Bisnis dan Investasi Kabupaten Karimun itu dihadiri dan dibuka Duta Besar Republik Indonesia di Singapura Ngurah Swajaya, Kepala BKPM Perwakilan Singapura, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Komite Singapura dan sejumlah pejabat dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan.

Ngurah Swajaya, dalam paparannya mengajak perusahaan di Singapura, baik perusahaan negara itu, maupun perusahaan internasional tumbuh bersama di Karimun.

Dia meyakinkan para pengusaha negara tersebut bahwa Karimun sangat potensial dijadikan daerah investasi, terutama industri penunjang perminyakan dan gas, industri perkapalan atau shipyard, industri pariwisata dan pertanian.

Berdasarkan jajak pendapat melalui situs sli.do atau slido.com, yang dilaksanakan selama acara berlangsung, sekitar 43 persen dari 75 perusahaan itu tertarik untuk berinvestasi di sektor pariwisata di Karimun, 36 persen sektor oil dan gas, dan 7 persen bidang perkapalan.

Dalam polling itu, juga diketahui bahwa 40 persen menyatakan Karimun sangat potensial, 38 persen potensial, dan tidak ada yang tidak potensial.

“Ini cukup positif bagi kita. Karimun sangat potensial, dan saya sudah melihat langsung bagaimana kondisi investasi di sana. Bupati juga secara langsung menyatakan komitmennya untuk memberikan kemudahan berinvestasi,” kata Ngurah Swajaya.

Bertindak sebagai panelis dalam diskusi tersebut, Sekda Karimun Muhammad Firmansyah, Kepala BP Karimun Cendra Nawazir, perwakilan dari PT Oiltanking Karimun dan moderator dari Kadin Komite Singapura. (rus)

 

Baca Juga:

BKPM Sosialisasi Ketentuan Baru Pelaporan Investasi

Kiat Bupati Karimun Gaet Investor Eropa

Nilai Investasi di Karimun Rp38,8 Miliar

Meranti Expo Pamerkan Produk IKM

Puluhan Pemuda Bersihkan Sampah Wisata Air Terjun

Total Views: 298

Pos terkait