Lebih lanjut, kata dia, cabang yang diperlombakan didalam STQ baik kecamatan dan kabupaten juga berbeda dari tahun sebelumnya.
Untuk STQ di tingkat kecamatan akan memperlombakan cabang Tahfidz atau Tartil, Tahfidz Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an dan Syarhil Al-Qur’an.
Kemudian, STQ tingkat kabupaten akan memperlombakan Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Al-Qur’an, Tafsir Bahasa Arab dan Hadist.
“Ada sejumlah cabang yang tidak dilombakan seperti Khattil Al-Qur’an. Penyebabnya, karena disesuaikan dengan kondisi saat ini dan memang tidak diperlombakan di tingkat provinsi,” ucap Anwar.
Terakhir, orang nomor dua di Karimun ini berharap agar masyarakat dapat memahami digelar berbedanya STQ akibat kondisi yang terjadi saat ini.
Menurutnya, hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Karimun.
“Ini adalah upaya kita agar STQ tahun ini berjalan sukses dan panitia, peserta, hingga masyarakatnya juga dalam keadaan sehat, kita tidak ingin pelaksanaan ini justru nantinya menimbulkan penyebaran COVID-19,” ucap Anwar Hasyim. (yra)






