Wawako Maigus Nasir Resmikan Sasaran Silek Ranah Nuansa Tampat Lua, Lestarikan Budaya dan Bentuk Karakter Generasi Muda

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat meresmikan Sasaran Silek Ranah Nuansa Tampat Lua. (Foto Pemko Padang).
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat meresmikan Sasaran Silek Ranah Nuansa Tampat Lua. (Foto Pemko Padang).

PADANG, Jurnalterkini.id — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meresmikan Sasaran Silek Ranah Nuansa Tampat Lua di Lapangan Serba Guna Nuansa Indah 3, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (11/7/2026) malam. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Padang memperkuat nilai adat dan budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menjelaskan pembinaan budaya lokal berjalan melalui Program Unggulan Sinergi Nagari, yang diperkuat Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Minangkabau tindak lanjut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022.

Bacaan Lainnya

“Regulasi ini menjadi dasar hukum kuat pelestarian budaya, termasuk pembinaan silek sebagai ciri khas nagari sekaligus sarana membentuk karakter anak muda,” ujarnya.

Pemko Padang juga menyinergikan program ini dengan inisiatif Smart Surau dan gerakan Remaja Masjid Reborn, agar kegiatan silek dan randai semakin hidup sebagai identitas jati diri anak nagari.

Pemerintah pun menyampaikan apresiasi kepada guru tuo silek, ninik mamak, dan tokoh masyarakat yang telah menghidupkan kembali sasaran ini.

“Kami berharap tempat ini melahirkan pesilat tangguh berprestasi hingga tingkat internasional, sekaligus membentuk akhlak mulia,” harap Maigus.

Sementara itu, Ketua Kerapatan Adat Nagari Koto Tangah Ahlidir menyambut baik dukungan pemerintah. Ia mengusulkan kolaborasi dengan IPSI dan instansi pendidikan agar silek dikenalkan secara terstruktur di sekolah-sekolah sejak usia dini sebagai benteng karakter anak nagari.

Peresmian ini turut dihadiri Anggota DPRD Padang Rustam Effendi dan Faisal Nasir, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, serta para tokoh adat, pengurus sasaran, pemuda, dan warga setempat. (Dion).

Pos terkait