TEGAL, Jurnalterkini.id – Personel Polsek Dukuhturi Polres Tegal melakukan penanganan dan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) atas peristiwa seorang warga meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon jeruk di Desa Kepandean, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Senin (21/9/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 09.00 WIB di pekarangan masuk Desa Kepandean RT 003/RW 007. Korban diketahui berinisial Dardjo, laki-laki, warga Desa Kepandean.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban terlihat sedang memanjat pohon jeruk sekitar pukul 08.30 WIB. Sekitar pukul 09.00 WIB, saksi mendengar suara orang terjatuh. Saat keluar rumah, saksi mendapati korban telah tergeletak di tanah dan kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar.
Petugas Polsek Dukuhturi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Puskesmas Kupu dan Unit Identifikasi Polres Tegal.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui telah meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon jeruk dengan bagian kepala membentur tanah. Setelah dilakukan penanganan dan pemeriksaan, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan tidak menuntut pihak mana pun.
Kapolsek Dukuhturi IPTU Ahmad Joni, S.H., mengatakan bahwa personel telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan awal, berkoordinasi dengan pihak medis dan Unit Identifikasi Polres Tegal, hingga menyerahkan jenazah kepada keluarga.
“Personel telah melakukan pengecekan TKP dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan kejadian berjalan sesuai prosedur. Setelah pihak keluarga menyatakan menerima dan tidak menuntut, jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujar IPTU Ahmad Joni, S.H.
Polsek Dukuhturi mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di tempat atau ketinggian yang memiliki risiko terjatuh, serta segera meminta bantuan apabila kondisi pekerjaan membutuhkan penanganan khusus. (Yadi)





