PADANG, Jurnalterkini.id – Sebagai wujud nyata komitmen mewujudkan Kota Layak Anak yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Padang secara resmi menobatkan M. Alkhalifi Hakim dan Mufidah Salma Putri sebagai Wali Kota Cilik dan Wakil Wali Kota Cilik Padang Tahun 2026.
Penobatan berlangsung pada puncak acara Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak (Pilwadu) di Gedung Youth Center Padang, Sabtu (25/7/2026), yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42.
Kegiatan ini selaras dengan visi pembangunan Kota Padang 2025–2029 serta program unggulan “Padang Melayani” yang memprioritaskan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara inklusif.
Acara dihadiri Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran, Sekretaris Daerah Raju Minropa, Kepala Dinas DP3AP2KB Boby Firman, serta 14 finalis terbaik Duta Anak Kota Padang.
Dalam sambutannya, Dian Puspita Fadly Amran menegaskan Pilwadu bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah pembentukan karakter kepemimpinan sejak dini.
“Ini tempat melatih keberanian, tanggung jawab, dan kepedulian. Siapa pun yang terpilih, jadilah teladan, sahabat sesama anak, dan jembatan suara anak-anak kepada pemerintah,” ujarnya.
Senada, Sekda Raju Minropa menyampaikan bahwa aspirasi anak harus menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan.
“Sudah saatnya suara anak didengar dan menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan kota. Semoga mereka tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang tangguh,” tuturnya.
Kepala DP3AP2KB Boby Firman menjelaskan Pilwadu telah menjadi inovasi unggulan daerah sejak pertama digelar tahun 2021, dan tahun ini memasuki penyelenggaraan keenam.
“Kami juga untuk kedua kalinya membuka ruang partisipasi bagi anak berkebutuhan khusus melalui kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas,” ungkapnya.
Tahun ini ajang diikuti 111 peserta dari berbagai sekolah. Lewat serangkaian seleksi esai, video, wawancara, dan unjuk bakat, tersaring 14 finalis terbaik.
Selain Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilik, dewan juri juga menetapkan pemenang kategori Duta Anti Kekerasan Anak, Duta Kesehatan, Duta Cegah Kawin Anak, Duta Anak Tangguh Bencana, Duta Literasi dan Budaya, serta Duta Anak Pejuang Disabilitas.
Melalui ajang ini, Pemko Padang berharap terus melahirkan generasi yang kritis, berani, dan berkarakter, serta siap menjadi pelopor dan pelapor pemenuhan hak anak di lingkungannya masing-masing. (Dion).





