Disdik Tunggu Laporan Kelulusan UN SMA

DINAS Pendidikan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau menyatakan, menunggu laporan persentase kelulusan Ujian Nasional SMA sederajat.

“Data kelulusan siswa yang dilaporkan ke kita baru 50 persen dari jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti ujian nasional,” kata Sekretaris Disdik Karimun Bakri Hasyim di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Bakri mengatakan belum dapat mengumumkan jumlah siswa yang tidak lulus sebelum seluruh sekolah menyampaikan persentase kelulusan yang diumumkan pada pukul 16.00 WIB.

Menurut dia, pengumuman kelulusan siswa pada tahun ini sepenuhnya dilakukan di masing-masing sekolah. Data kelulusan yang baru masuk, menurut dia salah satunya SMAN 5 Kundur dengan jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak dua orang dari total 54 orang yang mengikuti ujian nasional.

“Sedangkan sekolah lain, di antaranya beberapa SMK dan MA belum memberikan data kelulusannya,” ucap dia.

Namun demikian, dia memprediksi hampir 80 persen peserta UN meraih nilai di bawah standar 5,5, sehingga ada siswa yang harus mengulang untuk perbaikan nilai pada tahun depan.

“Kelulusan memang tidak sepenuhnya terganung nilai UN, tetapi juga ditentukan nilai dari sekolah melalui rapat majelis guru. Hanya saja, nilai di bawah standar UN turut menentukan untuk memasuki jenjang perguruan tinggi,” katanya.

Sementara itu, pengumuman kelulusan di SMAN 2 Karimun berjalan lancar dan aman meski diwarnai aksi corat-coret baju dan konvoi kendaraan di sejumlah ruas jalan.

Kepala SMAN 2 Karimun Rustam mengatakan 100 persen siswa yang mengikuti UN, yaitu sebanyak 224 orang, lulus yang terdiri atas jurusan IPA 92 orang dan IPS 132 orang.

“Kami menyampaikan kepada seluruh siswa yang lulus itu agar melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi,” kata dia.

Ia juga mengimbau para siswa untuk tidak melakukan aksi ugal-ugalan dalam merayakan kelulusan.

“Rayakan dengan penuh syukur kepada Tuhan, bukan dengan melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata dia.

Selain mengumumkan kelulusan, sekolah tersebut juga mengumumkan tiga siswa yang meraih nilai terbaik, untuk jurusan IPS atas nama Nola Dwi Anggraini dengan jumlah 378,5 dan nilai rata-rata UN 63,1, Mira Petri Yeni jumlah nilai 364,0 dan rata-rata UN 60,6, Sundepelianti jumlah nilai 36,5 rata-rata UN 60,1.

Sedangkan jurusan IPA, posisi pertama diraih Budi Aryadi dengan jumlah nilai 424,4 rata-rata UN 70,7, posisi kedua Rizal Hanafi jumlah nilai 378,8 rata-rata UN 63,1 dan Prasetyo Centirta Madiola dengan jumlah nilai 375,1 rata-rata UN 62,5. (rdi)

Total Views: 238

Pos terkait