KPAD Inhil kunjungi LPKA Pekanbaru, ini agendanya

KPAD Inhil berfoto di sela kunjungan ke LPKA Pekanbaru. (foto: istimewa)
KPAD Inhil berfoto di sela kunjungan ke LPKA Pekanbaru. (foto: istimewa)

Hesni Yunita sendiri menyambut baik kunjungan tersebut. Dirinya mengapresiasi KPAD Inhil yang dinilai menjemput bola terkait persoalan anak khususnya anak yang berkonflik dengan hukum.

Dalam keterangannya Hesni menyebut bahwa ada sekitar 67 anak binaan LKPA Pekanbaru yang sejauh ini Anak Binaan yang paling lama didalam merupakan pelaku kasus pembunuhan dan narkotika.

Bacaan Lainnya

Di kesempatan yang sama, Budi juga menjelaskan bahwa nyaris seluruh anak binaan notabenenya tidak mendapat perhatian dan kasih sayang yang penuh dari orang tua sebelum anak binaan berhadapan dengan hukum. Ia menyebut bahkan ada anak binaan yang malah ingin tetap tinggal di LPKA Pekanbaru karena merasa lebih nyaman di LPKA Pekanbaru.

Lanjutnya LPKA Pekanbaru memiliki program khusus terhadap pemenuhan dan kebebasan hak anak setiap harinya. Program tersebut meliputikegiatan akademik, olahraga dan rohani yang mana saat pandemi sekarang ini beberapa kegiatan tersebut dihentikan sementara.

Kemudian lanjut Budi, harapan LPKA terhadap anak binaan adalah agar anak binaan memiliki kemampuan khusus ketika di kemudian hari kembali ke tengah-tengah masyarakat. (rls/abd)

Total Views: 170

Pos terkait